Gaya permainan Timnas Indonesia mulai menunjukkan perubahan signifikan di bawah kepemimpinan John Herdman.

Pelatih berkebangsaan Kanada itu sukses membentuk skuad Garuda yang tidak hanya memetik hasil positif, tetapi juga sangat dominan dalam penguasaan bola pada tiga pertandingan pertamanya.

>>> Thomas Tuchel Khawatirkan Kondisi Rumput Stadion Tampa Bay Buccaneers

Catatan statistik membuktikan bahwa Indonesia selalu memimpin ball possession sejak awal era Herdman.

Data ini menjadi penanda kuat adanya pergeseran strategi tim yang kini lebih mengutamakan kontrol permainan melalui penguasaan bola di lapangan.

Pada pertandingan pertama bersama Herdman, skuad Garuda langsung tampil menekan saat melawan Saint Kitts & Nevis dengan menorehkan penguasaan bola hingga 70 persen.

Dominasi ini berlanjut ketika menghadapi Bulgaria, di mana persentase ball possession meningkat menjadi 71 persen yang sekaligus menjadi angka tertinggi sejauh ini.

Teranyar, Indonesia kembali menunjukkan keunggulan aspek penguasaan bola sebesar 57 persen saat berhadapan dengan Oman pada laga FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Walau angka persentase tersebut sedikit menurun dari dua laga sebelumnya, pasukan Garuda tetap memegang kendali penuh atas jalannya laga dan menyudahi pertandingan lewat kemenangan telak 3-0.

Catatan keunggulan statistik tersebut mencerminkan taktik baru yang diusung oleh juru taktik berusia 50 tahun itu.

Di bawah komando Herdman, para pemain Timnas Indonesia kini tampil lebih sabar ketika membangun serangan dari sektor pertahanan, berani menahan bola lebih lama, dan mampu mengatur ritme permainan.

>>> Rumania vs Wales: Laga Uji Coba di Bukarest Jadi Ajang Pembuktian

Perubahan ini merupakan salah satu poin krusial yang kerap disampaikan Herdman semenjak ditunjuk mengarsiteki Timnas Indonesia.