Menurut Henman, tekanan besar langsung dirasakan Kostyuk sejak set pertama karena gagal memanfaatkan peluang break point. Break point baru bisa tercipta pada pertengahan set kedua.

Legenda tenis peraih tujuh gelar Grand Slam, Chris Evert, juga kecewa dengan performa servis Kostyuk yang menurun drastis.

"She could not hold her serve," kritik Evert.

Evert menyebut performa apik Kostyuk saat menghadapi Iga Swiatek dan Elina Svitolina tidak terlihat di semifinal akibat kelelahan mental.

"She held serve so beautifully against Swiatek and Svitolina, but she just did not take care of what she should have taken care of," ujarnya.

Meski demikian, Evert memaklumi penurunan kondisi fisik dan emosional Kostyuk setelah bertanding intensif selama dua pekan. Ia memuji penampilan habis-habisan Andreeva yang memanfaatkan momentum penurunan performa lawan.

Pasca turnamen, Marta Kostyuk dijadwalkan mencatatkan peringkat dunia baru di posisi 12.

>>> Mirra Andreeva Tampil Tanpa Bendera di Prancis Terbuka 2026

Ia akan bersiap tampil sebagai unggulan kelima di Queen's Club Championships yang dimulai pada 8 Juni 2026.