Komisi X DPR Kritik Aturan KIP Kuliah yang Diskriminatif terhadap Anak PNS Bergaji Rendah
Komisi X DPR RI menyoroti aturan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang dinilai diskriminatif terhadap anak Pegawai Negeri Sipil (PNS) berpenghasilan rendah.
Persoalan ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru, Sabtu (6/6/2026).
>>> Curtis Jones Tanyakan Italia ke Federico Chiesa, Isyaratkan Pindah ke Inter Milan
Anggota Komisi X DPR RI, La Tinro La Tunrung, mengungkapkan banyak PNS mengeluhkan hak anak mereka untuk menerima KIP Kuliah langsung diputus begitu orang tua berstatus pegawai negeri.
"Pertanyaannya juga di sini adalah, pegawai negeri atau PNS banyak yang mengeluh bahwa pada saat sudah PNS langsung di-cut, tidak ada bisa anak mereka menerima KIP," kata La Tinro dalam rapat yang disiarkan melalui YouTube TVR Parlemen.
Politisi tersebut mempertanyakan batas kelayakan pendapatan orang tua PNS yang sebenarnya masih di bawah Rp5 juta per bulan.
"Padahal kalau dikatakan penerimaan masih banyak juga PNS yang gajinya masih 3,6 juta (rupiah) paling 4,6 (juta rupiah).
Apakah tidak ada ketentuan misalnya PNS oke, tetapi dengan gaji di bawah 5 juta (rupiah) misalnya?" lanjut La Tinro.
Desakan Revisi Aturan
Anggota Komisi X DPR RI lainnya, Muhammad Hoerudin Amin, menuntut adanya aturan baru terkait KIP Kuliah bagi anak PNS bergaji rendah.
>>> Pemugaran Rumah Raden Saleh di Cikini Ditargetkan Rampung Akhir 2026
"Makanya kita minta di sini ayo kita putuskan, buat aturan.
Nanti ada peraturan menteri yang mengatur tentang ini yang nanti akan terjadi terhubung dengan MenPANRB segala macam," ujar Muhammad Hoerudin dalam acara yang sama.
Ia menambahkan bahwa penghasilan sejumlah pegawai negara saat ini tergolong kecil dan kalah bersaing dengan pekerja di sektor informal.
Update Terbaru
Veda Ega Pratama Targetkan Hasil Maksimal di Moto3 Prancis
Sabtu / 06-06-2026, 21:38 WIB
KKP Pacu Swasembada Garam Lewat Pembangunan K-SIGN di Rote Ndao
Sabtu / 06-06-2026, 21:38 WIB
Armenia vs Kazakhstan: Uji Coba Jelang UEFA Nations League di Yerevan
Sabtu / 06-06-2026, 21:37 WIB
Manchester United Pimpin Perburuan Sandro Tonali dari Newcastle United
Sabtu / 06-06-2026, 21:36 WIB
Kylian Mbappe: Real Madrid Klub Terbesar di Dunia, Hanya Fans Barcelona yang Membantah
Sabtu / 06-06-2026, 21:36 WIB
Skoda Enyaq 2026: Layak Dibeli Sekarang atau Tunggu Model 2027?
Sabtu / 06-06-2026, 21:20 WIB
Hari Pertama Konser EXO di Jakarta, Chanyeol: Aku Rindu Kalian
Sabtu / 06-06-2026, 21:17 WIB
Cipta Cendikia dan Putri JP Juara Hydroplus Soccer League Jakarta
Sabtu / 06-06-2026, 21:17 WIB
Timnas Belgia Jamu Tunisia dalam Laga Uji Coba di Brussels
Sabtu / 06-06-2026, 21:16 WIB
Insinyur Amazon Protes Investasi Pusat Data AI di Tengah PHK Massal
Sabtu / 06-06-2026, 21:16 WIB
Timnas Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Bosnia
Sabtu / 06-06-2026, 21:16 WIB
Ratu Sofya Laporkan Produser Film Dosa ke Polda Metro Jaya
Sabtu / 06-06-2026, 21:16 WIB
4 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan untuk Gaming dan Streaming
Sabtu / 06-06-2026, 21:13 WIB
Global CIO Forum Luncurkan Women in Technology Initiative untuk Perkuat Kepemimpinan Perempuan
Sabtu / 06-06-2026, 21:12 WIB






