Pemugaran Rumah Raden Saleh di Cikini Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Proses pemugaran rumah bersejarah milik maestro lukis Raden Saleh di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, terus berlangsung sejak dimulai pada 2023.
Restorasi ini bertujuan mengembalikan wujud bangunan ke kondisi aslinya seperti saat pertama didirikan pada era 1860-an.
>>> 3 Pilihan Internet di Jepang untuk Budget Traveler dan Solusinya
Proyek pemugaran ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada penghujung tahun 2026.
Setelah selesai, bangunan yang saat ini menjadi aset Yayasan Kesehatan PGI Cikini akan dihidupkan kembali dengan fungsi baru.
Arya Abieta, arsitek konservasi proyek, menjelaskan bahwa bangunan akan dialihfungsikan menjadi function hall berstandar internasional.
Ruang serbaguna tersebut dilengkapi dengan tata cahaya, sistem suara, pendingin ruangan, dan utilitas lainnya.
Beberapa ruangan berukuran kecil akan diubah menjadi ruang pertemuan. Sementara itu, struktur bangunan bagian belakang yang terdiri dari dua lantai akan digunakan untuk aktivitas berbeda.
Lantai atas bangunan belakang akan difungsikan sebagai area kuliner, sedangkan lantai bawah dialokasikan untuk fasilitas penunjang seperti toilet.
Di bagian depan, satu ruangan akan disulap menjadi galeri khusus.
>>> Prabowo Subianto Belum Isi Dua Pos Wakil Menteri Kosong
Galeri tersebut akan menampilkan kisah perjalanan bangunan, mulai dari pendirian hingga proses pemugaran.
Berbagai koleksi dan dokumentasi penting, termasuk temuan unik seperti sisa instalasi listrik pertama yang menggunakan material keramik impor, akan dipamerkan.
Seluruh bukti sejarah yang ditemukan akan diarsipkan secara digital dan dipajang untuk memperkuat narasi sejarah. Tim arsitek juga terbuka menerima masukan publik terkait pemanfaatan ruang setelah proyek selesai.
Proses mengembalikan keaslian bangunan yang dibangun sejak 1862 menghadirkan tantangan, terutama dalam menyesuaikan teknologi modern. Pemasangan sistem pendingin ruangan dan utilitas lainnya harus dilakukan tanpa merusak struktur asli.
Elemen baru sengaja dibuat mencolok agar berbeda dari struktur asli, sehingga pengunjung dapat membedakan bagian historis dan hasil intervensi modern.
Setiap tambahan wajib bersifat dapat dibongkar pasang di masa depan.
>>> Barcelona Bidik Josko Gvardiol, Bek Mahal Manchester City
Prinsip ini merupakan etika pemugaran, seperti pada candi di mana batu baru diberi penanda. Seluruh perencanaan teknis telah melalui kajian historis dan penelitian mendalam untuk memastikan akurasi restorasi.
Update Terbaru
AI Canggih Gagal Total di Tugas Kantor Nyata
Rabu / 22-07-2026, 04:29 WIB
VP Engineering Xbox Mundur Dua Bulan Setelah Ditunjuk CEO Asha Sharma
Rabu / 22-07-2026, 04:28 WIB
DC Konfirmasi Clayface di Creature Commandos dan Film Horor adalah Karakter yang Sama
Rabu / 22-07-2026, 04:28 WIB
OVA Minky Momo Terbaru Rilis Video, Visual, dan Cast
Rabu / 22-07-2026, 04:28 WIB
Netflix Rilis Serial Live-Action Baru GTO: Great Teacher Onizuka
Rabu / 22-07-2026, 04:28 WIB
VOYA Luncurkan Dua Varian Sirup Floral Baru di FHI 2026
Rabu / 22-07-2026, 04:24 WIB
FHI 2026 Resmi Dibuka, Dorong Investasi dan Perdagangan Industri Makanan-Hospitality
Rabu / 22-07-2026, 04:24 WIB
Cara Menonton Galaxy Unpacked Samsung: Lipat, Jam Tangan, dan Lainnya
Rabu / 22-07-2026, 04:24 WIB
Kindle Paperwhite Signature Edition Turun Harga ke Level Terendah
Rabu / 22-07-2026, 04:22 WIB
Polisi di Long Branch Ditikam di Kepala Saat Tangani KDRT
Rabu / 22-07-2026, 04:22 WIB
Video: Tersangka Bersenjata Tembaki Polisi LAPD Sebelum Ditembak
Rabu / 22-07-2026, 04:21 WIB
Tyrese Haliburton dan Jade Jones Resmi Menikah di Pengadilan
Rabu / 22-07-2026, 04:21 WIB
Mark Henry Dukung Tom Brady Vs Logan Paul di WWE
Rabu / 22-07-2026, 04:21 WIB
Jennifer Aniston Mundur dari Adaptasi TV 'Glad My Mom Died'
Rabu / 22-07-2026, 04:21 WIB







