PT Fauzi Panca Manunggal Luncurkan Panca Residence Ciracas, Hunian TOD di Jakarta Timur
PT Fauzi Panca Manunggal resmi meluncurkan proyek perumahan terbaru bernama Panca Residence Ciracas di Jakarta Timur pada Sabtu (6/6/2026).
Proyek ini hadir di tengah tantangan pelemahan nilai tukar rupiah, namun pengembang optimistis mampu mengulang keberhasilan perumahan sebelumnya, Panca Residence Bambu Apus, yang sukses menjual 29 unit rumah.
>>> Luhut Binsar Pandjaitan Puji Prestasi Armando Siahaan Lulusan Harvard Business School
Lokasi strategis di samping Stasiun LRT Ciracas dan akses dekat gerbang tol menjadi keunggulan utama proyek ini.
Konsep TOD untuk Milenial dan Gen Z
Konsep properti ini mengusung Transit Oriented Development (TOD) untuk menyasar segmen milenial serta generasi Z yang baru membangun keluarga.
Owner PT Fauzi Panca Manunggal, Rezy Fauzi, mengatakan penghuni hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit berjalan kaki ke stasiun LRT.
Akses menuju pintu tol juga dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 5 menit.
Pihak pengembang melakukan peningkatan skala kawasan secara signifikan dibanding proyek terdahulu dengan menyediakan fasilitas yang jauh lebih lengkap.
Luas kawasan mencapai 1,2 hektare dan akan dikembangkan dalam dua tahap dengan total kapasitas 75 unit.
>>> Formas Desak Pembenahan Kesejahteraan Guru Honorer lewat Kolaborasi
Fasilitas yang disediakan meliputi masjid di dalam kawasan, mini gym, kolam renang, area bermain anak (playground), dan jogging track.
Perumahan ini menawarkan hunian bergaya Skandinavia modern melalui Tipe Damai seluas 30 meter persegi dengan konsep tiga lantai serta Tipe Sentosa seluas 60 meter persegi berkonsep 2,5 lantai.
Konsumen diberikan fasilitas KPR jangka waktu hingga 30 tahun dengan cicilan bulanan sekitar Rp10 jutaan untuk Tipe Damai dan Rp15 jutaan untuk Tipe Sentosa.
Tersedia juga opsi angsuran langsung ke developer hingga 6 bulan.
Rezy Fauzi menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan kontrak terikat dengan kontraktor sejak awal untuk mengunci harga jual dari dampak fluktuasi ekonomi makro.
Stabilitas harga tersebut diharapkan membantu daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi global yang penuh tantangan.
>>> Bali Diminta Tiru Yogyakarta dalam Penghijauan dan Penataan Taman Kota
Pengembang juga berharap adanya stimulus lanjutan dari pemerintah untuk sektor industri properti, seperti penurunan suku bunga acuan agar suku bunga KPR tidak terlalu memberatkan konsumen.
Update Terbaru
Kisah TNI Tak Sengaja Temukan Emas dan Berlian Soekarno di Sukabumi
Sabtu / 06-06-2026, 19:23 WIB
Alexander Zverev Rebut Tiket Final Roland Garros 2026
Sabtu / 06-06-2026, 19:23 WIB
Pemerintah Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Libur Nasional Tahun Baru Islam
Sabtu / 06-06-2026, 19:22 WIB
Ilmuwan Ungkap Misteri Asal-usul Batu Altar Stonehenge dari Skotlandia
Sabtu / 06-06-2026, 19:20 WIB
Peluang Rebound IHSG dan Rupiah Bergantung Langkah Pemerintah
Sabtu / 06-06-2026, 19:20 WIB
Renault Luncurkan Duster DCT Generasi Terbaru dengan Harga Terjangkau
Sabtu / 06-06-2026, 19:18 WIB
Sinopsis Great White, Bioskop Trans TV 6 Juni 2026
Sabtu / 06-06-2026, 19:17 WIB
Renault Luncurkan Duster Generasi Terbaru di India, Harga Mulai Rp270 Jutaan
Sabtu / 06-06-2026, 19:17 WIB
Inter Milan Dekati Liverpool demi Rekrut Curtis Jones
Sabtu / 06-06-2026, 19:16 WIB
Rizky Ridho Catat 50 Caps Bersama Timnas Indonesia Usai Libas Oman
Sabtu / 06-06-2026, 19:16 WIB
Singapore Airlines Jajaki Pembelian 50 Jet Besar Airbus dan Boeing
Sabtu / 06-06-2026, 19:16 WIB
6 Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Saat Membeli Rumah
Sabtu / 06-06-2026, 19:16 WIB
Veda Ega Pratama Start Kesembilan di Kualifikasi Moto3 Hungaria 2026
Sabtu / 06-06-2026, 19:12 WIB
Portugal Uji Coba Lawan Cile Sebelum Piala Dunia 2026
Sabtu / 06-06-2026, 19:12 WIB






