Platform grosir digital Aksesmu resmi menjalin kolaborasi dengan Noovoleum untuk meluncurkan inisiatif edukasi pengelolaan minyak jelantah yang berkelanjutan.

Langkah strategis ini diselenggarakan dalam rangka menyambut momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

>>> Harga Emas Perhiasan di Tiga Gerai Kompak Turun 6 Juni 2026

Program ini menyasar para pemilik warung kelontong di Indonesia sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian lingkungan berbasis komunitas.

Melalui sinergi tersebut, para pelaku usaha mikro mendapatkan edukasi mendalam mengenai tata cara mengelola limbah bumbu dan minyak goreng bekas secara bertanggung jawab.

Langkah preventif ini diambil guna menekan dampak buruk dari pembuangan minyak bekas secara sembarangan yang dapat merusak ekosistem.

Pembuangan limbah domestik ini ke saluran air atau tanah berpotensi memicu pencemaran lingkungan dalam skala masif.

Selain risiko penyumbatan sistem drainase, kualitas sanitasi warga juga dapat menurun akibat penanganan limbah yang buruk.

Meski bahayanya nyata, tingkat kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga dinilai masih rendah karena keterbatasan akses penampungan.

Aksesmu melihat potensi besar pada sektor warung tradisional, mengingat platform digital ini telah mendampingi lebih dari 141.000 member warung aktif.

Keberadaan warung kelontong di tengah pemukiman menjadikannya titik kumpul yang sangat strategis untuk menggerakkan kampanye lingkungan.

>>> Bank Mandiri Taspen Berdayakan Lansia Lewat Kegiatan Glow and Grow

"Melalui ekosistem digital Aksesmu yang menjangkau ratusan ribu warung di Indonesia, kami berkomitmen untuk tidak hanya memajukan bisnis mitra dari sisi ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial dan lingkungan yang positif.

Kolaborasi dengan Noovoleum ini adalah wujud nyata dari strategi keberlanjutan kami," ungkap Managing Director Aksesmu Viendra Primadia dalam keterangan resminya Jumat (5/6/2026).