Rutinitas mengisi daya baterai menjadi aktivitas harian yang paling sering dilakukan oleh para pemilik sepeda motor listrik.

Meski terkesan mudah, proses pengisian daya kendaraan listrik tidak boleh dilakukan sembarangan. Hal ini penting untuk menjaga masa pakai komponen penyimpanan energi.

>>> Polisi Tangkap Sopir Travel Pelaku Pelecehan Seksual Penumpang di Sumba Barat Daya

Kebiasaan buruk yang kerap terjadi adalah langsung menyambungkan kabel pengisi daya ke kendaraan sesaat setelah sampai di rumah.

Padahal, baterai yang baru saja dipakai masih menyimpan suhu panas akibat proses pengeluaran arus listrik.

Suhu internal sel baterai memerlukan waktu untuk kembali ke batas normal setelah bekerja keras di jalanan.

Jeda 30 Menit Sebelum Charging

Hernest, pemilik Bogor Battery Electric Motion (BEMo), bengkel spesialis baterai kendaraan listrik di Semplak, Bogor, memberikan penjelasannya.

Dia menyatakan bahwa pemilik kendaraan roda dua bertenaga listrik ini setidaknya perlu memberikan jeda waktu kurang lebih 30 menit.

"Tips dari saya adalah ketika kendaraan habis dipergunakan, diamkan dulu selama setengah jam sampai kendaraan itu dingin, baru kita lakukan proses charging," ujar Hernest.

Langkah penundaan selama setengah jam ini menjadi sangat krusial agar efisiensi komponen tidak menurun dalam jangka panjang akibat paparan suhu tinggi.

>>> Warga Padati JCC Buru Perlengkapan Outdoor di IndoFest 2026

Aturan Jeda 10 Detik untuk Adaptor

Selain memberikan waktu bagi kendaraan untuk menurunkan suhu, terdapat aturan waktu tunggu kedua yang menyasar pada perangkat adaptor pengisi daya.

Prosedur yang tepat dimulai dengan menghubungkan adaptor charger ke stopkontak listrik rumah terlebih dahulu, bukan langsung menuju ke kendaraan.

Setelah perangkat adaptor terhubung dengan aliran listrik rumah, pemilik diimbau untuk tidak terburu-buru mencolokkannya ke motor.

"Diamkan 10 detik, baru colokkan ke dalam kendaraan yang sudah dalam keadaan dingin," lanjut Hernest.

Tenggat waktu 10 detik ini berfungsi sebagai fase pemanasan bagi sistem sirkuit serta komponen penahan arus di dalam adaptor charger.

Proses pemanasan tersebut penting dilakukan sebelum komponen menerima beban pengisian daya yang besar dari baterai kendaraan.

"Pengaruhnya memang tidak sampai membuat meledak, tapi ke umur pemakaian baterai.

>>> Bahaya Pinjaman Cepat bagi Pengusaha Ultra Mikro

Menggunakan kendaraan EV itu sangat menyenangkan, tapi harus dirawat dengan benar dan tahu caranya sehingga kita bisa merawat kendaraan itu dengan lebih lama," kata Hernest.