Kebutuhan modal mendadak kerap mendorong pengusaha ultra mikro memilih pinjaman cepat. Namun, kemudahan di awal sering berubah menjadi beban berat yang mengganggu kelangsungan usaha.

Praktik rentenir dan pinjaman informal masih menjadi tantangan bagi masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan keuangan formal.

>>> Jadwal Live Streaming Moto2 dan Moto3 GP Hungaria 2026 di Vidio

Keterbatasan dokumen, agunan, dan literasi keuangan menjadi penghalang utama.

PNM Mekaar sebagai Solusi Inklusif

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Mekaar menawarkan pembiayaan tanpa agunan berbasis kelompok. Program ini juga menyertakan pendampingan melalui Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

PNM telah melayani lebih dari 22,9 juta nasabah perempuan di 58 kantor cabang dan 6.165 kecamatan.

Sepanjang 2025, PNM menggelar 52.394 pelatihan dengan 1.853.170 peserta.

Pendampingan tidak hanya soal pembiayaan, tetapi juga pelatihan usaha, pengelolaan keuangan, dan pengembangan kapasitas. Pertemuan kelompok menjadi ruang saling belajar dan menjaga agar usaha tetap berjalan.

Kisah Nasabah: Bijak Memilih Modal

Indriana, nasabah PNM Mekaar asal Depok yang memiliki usaha gorengan, mengaku lebih bijak memilih akses permodalan. Ia menilai PNM Mekaar memberikan modal finansial, intelektual, dan sosial.

>>> Kemenkes: Gula Aren Tak Lebih Sehat dari Gula Pasir, yang Penting Kurangi Asupan

“Ibu-ibu yang menjadi andalan ekonomi keluarga harus lebih pintar dalam mengelola usaha dan mendapatkan modal. Kalau saya pilih PNM Mekaar,” ujar Indriana.

Selly, nasabah lain dari Depok yang menjalankan usaha salon dan parfum, merasakan manfaat serupa. Ia menyebut pembiayaan disertai pendampingan memberi rasa aman dan membantu menata usaha secara bertahap.

“Jangan terjebak rentenir. Lebih baik ikut PNM Mekaar yang sudah terbukti meningkatkan kemajuan usaha saya,” kata Selly.

Guru Besar Universitas Jenderal Soedirman, Imam Widhiono, menilai cara efektif menjauhkan masyarakat dari rentenir adalah meningkatkan pendapatan melalui pembiayaan dan pendampingan.

PNM Mekaar hadir sebagai pilihan aman bagi masyarakat yang terbatas akses keuangan formal. Pembiayaan menjadi pintu masuk pemberdayaan, bukan sekadar pinjaman.

>>> Memahami Konsep AI Sandwich: Manusia Tetap Jadi Pengendali Utama Teknologi

Dengan akses tepat dan pendampingan berkelanjutan, perempuan ultra mikro mampu mengembangkan usaha dan menata masa depan keluarga tanpa jalan pintas yang menyulitkan.