Paramount Games secara resmi mengumumkan proyek game terbaru mereka, Teenage Mutant Ninja Turtles: The Last Ronin, dalam ajang Summer Game Fest.

Pengembangan game aksi ini kini ditangani oleh Platinum Games, studio yang dikenal lewat waralaba Bayonetta, Metal Gear Rising: Revengeance, Nier: Automata, dan Ninja Gaiden 4.

>>> Arne Slot Dipecat Liverpool Usai Tudingan Arogan ke Pemain Bundesliga

Proyek ini sempat tidak terdengar kabarnya selama tiga tahun sejak pertama kali diumumkan oleh THQ Nordic. Kini, Paramount Games memilih Platinum Games sebagai pengembang baru.

Kisah Kelam Kura-Kura Ninja

TMNT: The Last Ronin mengadaptasi komik populer dengan narasi yang lebih gelap. Berlatar masa depan, New York City dikuasai oleh cucu Shredder.

Hampir seluruh Kura-Kura Ninja telah gugur, hanya menyisakan satu ninja terakhir yang menjadi fokus cerita.

Pendekatan narasi yang kelam ini membuat versi komik The Last Ronin sangat populer di kalangan penggemar.

>>> PT Danantara Sumberdaya Indonesia Ditunjuk sebagai Eksportir Satu Pintu Komoditas SDA

Peralihan Pengembang dari THQ Nordic

Sebelumnya, proyek ini dikerjakan oleh THQ Nordic bersama Black Forest Games dengan gaya permainan yang disebut mirip God of War.

Namun, Black Forest Games mengalami gelombang PHK. Nickelodeon selaku pemilik waralaba menilai studio tersebut tidak dapat melanjutkan proyek.

Pengembangan akhirnya dipindahkan ke Paramount Games dan Platinum Games. Proyek ini menjadi karya pertama bagi Paramount Games Studio yang baru diumumkan.

>>> Jemaah Haji Banyuwangi Meninggal di Arab Saudi Akibat Pneumonia dan Serangan Jantung

Saat ini, Paramount Games Studio baru mengonfirmasi status pengembangan dan belum menampilkan cuplikan video permainan. Game diperkirakan baru akan hadir beberapa tahun lagi.