Polsek Medan Area Selidiki Pasutri Meninggal di Dalam Mobil
Sepasang suami istri ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di halaman rumah di kawasan Medan.
Peristiwa ini diduga kuat akibat menghirup gas beracun saat mereka beristirahat karena pemadaman listrik.
>>> Polisi Selidiki Pasutri Meninggal dalam Mobil Terkunci di Medan
Insiden tragis terjadi setelah kediaman korban di Sei Mencirim mengalami mati lampu. Mereka kemudian mengungsi dan memutuskan tidur di dalam kendaraan dengan kondisi kabin yang terkunci rapat.
Olah TKP dan Dugaan Penyebab
Pihak kepolisian dari Polsek Medan Area yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Tim Inafis.
Hal ini dilakukan guna memastikan penyebab kematian kedua korban.
"Posisi mobilnya terkunci. Jadi keluarganya memecahkan kaca menggunakan busi.
Ketika pintunya dibuka, suhu mobil sudah panas sekali," ucap Kapolsek Medan Area AKP M Ainul Yaqin.
Kapolsek menegaskan bahwa pemeriksaan fisik awal pada jenazah tidak menunjukkan adanya unsur penganiayaan. "Keterangan inafis tak ada tanda-tanda kekerasan.
Dugaan meninggalnya sejauh ini karena keracunan gas dalam mobil," katanya.
>>> Menteri Energi AS: Turunkan Harga Bensin Butuh Kesepakatan dengan Iran
Peringatan dari Praktisi Keselamatan
Faktor risiko fatal saat berdiam di dalam kendaraan dalam jangka waktu lama mendapat perhatian dari praktisi keselamatan berkendara Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).
Training Director SDCI Sony Susmana menjelaskan bahwa keracunan bisa terjadi akibat gas AC dengan kandungan Clore Flore Carbon (CFC) atau gas sisa pembakaran yang masuk ke kabin.
"Bisa keracunan gas AC dengan kandungannya CFC atau gas sisa pembakaran yang masuk ke dalam kabin mobil, keduanya bisa menyebabkan manusia keracunan," ucap Sony.
Ia menambahkan bahwa kebocoran pada komponen kendaraan yang sudah tua memperbesar potensi masuknya zat berbahaya ke ruang penumpang.
"Gas CO masuk ke dalam kabin dan terhirup oleh manusia, ini kerap terjadi pada mobil yang sudah berumur atau adanya keropos, sehingga bodi tidak rapat dan gas buang bisa lebih mudah masuk ke kabin, ditambah mobil berhenti lebih dari 10 menit," ucap Sony.
Sebagai langkah pencegahan, sirkulasi udara luar yang cukup menjadi hal krusial jika pengemudi terpaksa beristirahat di dalam mobil.
>>> Ahli IPB Jelaskan Alasan Nata de Coco Tetap Aman Dikonsumsi
"Jika panas, boleh menyalakan AC tapi buka kaca jendela sedikit supaya udara bersirkulasi, lebih bagus lagi jika ada yang jaga-jaga di luar untuk bergantian setiap 1 jam," ucap Sony.
Update Terbaru
Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Kantongi Sertifikasi, Siap Rilis
Rabu / 22-07-2026, 08:29 WIB
Dokter Ungkap Menu Sarapan yang Bisa Picu Penyakit Jantung
Rabu / 22-07-2026, 08:29 WIB
Natalie Holscher Resmi Menikah dengan Aripat Hari Ini
Rabu / 22-07-2026, 08:29 WIB
Warga Yunani Buka Suara soal The Odyssey Christopher Nolan
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
Shio Naga: Ini 3 Pasangan Paling Cocok Menurut Astrologi Cina
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
5 Tips Memilih Sepeda Hybrid untuk Pemula agar Nyaman dan Awet
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
3 Zodiak yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Hari Ini 22 Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
Mobil Bisa Dihack? Fakta Ngerinya Ternyata Beda dari Film Hollywood
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
Mobil Bisa Dihack? Fakta Ngerinya Ternyata Beda dari Film Hollywood
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
Dilepas Prabowo, Nanik S Deyang Ngaku Trauma Urus Duit MBG
Rabu / 22-07-2026, 08:14 WIB
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN demi Fokus Berobat Jantung
Rabu / 22-07-2026, 08:14 WIB
PDIP: Jika TNI-Polri Awasi Pajak, Indonesia Mundur ke Era Kelam
Rabu / 22-07-2026, 08:14 WIB
Mulyono, Sahabat Jokowi yang Difitnah Calo Tiket, Kini Jadi Saksi Penting
Rabu / 22-07-2026, 08:14 WIB
Ramalan Zodiak 22 Juli: Cancer Lebih Fokus, Leo Jangan Putus Asa
Rabu / 22-07-2026, 08:10 WIB







