Para pemain tim nasional sepak bola Iran telah memperoleh visa dari Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia 2026.

Kepastian ini diumumkan pada Jumat (5/6/2026) melalui pernyataan resmi otoritas terkait.

>>> TSMC Konfirmasi Pembelian Alat Litografi High-NA EUV untuk Riset

Duta Besar AS untuk Turkiye, Tom Barrack, mengonfirmasi kabar tersebut melalui unggahan di media sosial X.

Ia mengapresiasi kerja staf Kedutaan Besar AS di Ankara yang memproses visa bagi tim Iran.

"Bangga dengan tim kami yang luar biasa di Kedutaan Besar AS di Ankara atas kerja mereka dalam memproses visa untuk tim sepak bola nasional Iran dalam perjalanan mereka ke @FIFAWorldCup di Amerika Serikat," tulis Barrack.

Barrack menekankan bahwa olahraga dapat menjadi jembatan hubungan antarnegara. "Olahraga melampaui batas, dan kami berharap dapat menyambut para pesaing dan penggemar dari seluruh dunia," ujarnya.

Markas di Meksiko karena Ketegangan Diplomatik

Meski mendapat visa AS, timnas Iran akan menempatkan kamp pelatihan dan markas utama di Meksiko selama turnamen.

>>> Dirjen Bea Cukai Minta Publik Ikuti Persidangan Kasus Suap Blueray Cargo

Keputusan ini diambil karena mempertimbangkan situasi geopolitik yang masih tegang antara Iran dan AS.

Hubungan kedua negara memanas akibat konflik bersenjata di Timur Tengah yang dimulai akhir Februari lalu. Saat ini situasi berada dalam fase gencatan senjata.

Skuad Iran dijadwalkan bertolak dari Turkiye ke Spanyol pada Sabtu, lalu melanjutkan penerbangan ke Meksiko. Pemerintah Meksiko telah menerbitkan visa sehingga tim diperkirakan tiba pada hari Minggu.

Walaupun bermarkas di Meksiko, Iran tetap akan memainkan tiga pertandingan babak penyisihan grup di AS. Laga pembuka melawan Selandia Baru akan digelar di Los Angeles pada 16 Juni.

>>> Aksi Jual Saham Teknologi Picu Ambruknya Indeks Wall Street

Setelah itu, Iran akan menghadapi Belgia di kota yang sama. Pada laga pamungkas, mereka akan terbang ke Seattle untuk menantang Mesir.