Kemenkes Gandeng Swasta untuk Percepat Penurunan Prevalensi Perokok
Ketergantungan tembakau masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat terbesar di Indonesia.
Dampaknya tidak hanya dirasakan perokok aktif, tetapi juga kelompok rentan yang terpapar asap rokok sebagai perokok pasif maupun third-hand smoker.
>>> Empat Wakil Tuan Rumah Amankan Tiket Semifinal Indonesia Open 2026
Jumlah perokok aktif di Indonesia saat ini mencapai sekitar 70 juta orang. Sebanyak 7,4% di antaranya merupakan remaja berusia 10 hingga 18 tahun.
Penggunaan rokok elektronik atau vape di kalangan remaja juga meningkat. Berbagai pihak kini memperkuat upaya edukasi dan pendampingan berhenti merokok.
Kolaborasi Lintas Sektor
Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, menyatakan bahwa percepatan penurunan prevalensi perokok membutuhkan komitmen bersama dari berbagai pihak.
"Akselerasi penurunan prevalensi perokok di Indonesia merupakan agenda krusial yang membutuhkan komitmen kolektif dari seluruh lintas sektor," ujarnya, Kamis (4/6).
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, menambahkan bahwa pemerintah terus memperkuat integrasi layanan berhenti merokok di fasilitas kesehatan primer.
"Kami menggandeng sektor swasta dan organisasi profesi medis memastikan masyarakat tidak hanya menerima edukasi bahaya merokok, juga mendapatkan akses terhadap pendampingan klinis dan farmakoterapi yang tepat," katanya.
>>> Kuasai Lovable, v0, dan Bolt untuk Bangun Website Tanpa Coding
Dari sisi medis, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menilai bahwa gejala putus nikotin sering menjadi hambatan utama yang membuat seseorang kembali merokok.
Penasihat Pengurus Pusat PDPI, dr. Agus Dwi Susanto, menjelaskan bahwa solusi berbasis bukti klinis dapat membantu mengatasi fase krusial tersebut.
"Solusi berbasis bukti seperti terapi pengganti nikotin (NRT) terbukti secara klinis meredakan gejala sakau dan meningkatkan peluang keberhasilan berhenti merokok, terutama bila dipadukan dengan konseling perilaku dari tenaga medis," kata Agus.
Sebagai penyedia Nicorette, Kenvue turut mendukung kampanye penekanan prevalensi perokok. Direktur Marketing Kenvue Indonesia, Fika Yolanda, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program Kemenkes.
"Kami ingin memastikan masyarakat yang memiliki keinginan untuk berhenti merokok mendapatkan pendampingan yang tepat serta akses terhadap solusi medis yang telah terbukti secara ilmiah," kata Fika.
Direktur Commercial Guardian Indonesia, Karlina Elisabet Wirian, menyatakan bahwa ritel kesehatan siap mempermudah akses edukasi dan pendampingan kesehatan.
>>> FIFA Pisahkan Empat Tim Unggulan di Piala Dunia 2026
"Kami berharap peran apoteker Guardian dapat membantu masyarakat lebih percaya diri dalam memulai perjalanan berhenti merokok," tutur Karlina.
Update Terbaru
5 Kapal Induk Terbesar di Dunia: Raksasa Laut yang Mengagumkan
Kamis / 23-07-2026, 02:16 WIB
Lemak Babi Ternyata Lebih Sehat dari Banyak Buah dan Sayur
Kamis / 23-07-2026, 02:16 WIB
Bantal Gaming Switch 2: Aksesori Paling Aneh yang Pernah Diuji, Kini Diskon
Kamis / 23-07-2026, 02:14 WIB
Call of Duty: Black Ops 7 Perluas Ricochet Anti-Cheat untuk Atasi Kecurangan di Ranked
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
AS Pertimbangkan Serangan Militer terhadap Sekutu Al-Qaeda di Mali
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
Mitch Keller Hadapi Gerrit Cole di Final Seri Pirates vs Yankees
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
Valencia Kalahkan Eldense 3-0 di Laga Uji Coba Pramusim
Kamis / 23-07-2026, 02:08 WIB
Lynx Kalahkan Storm 105-102 Berkat Duet McBride dan Miles
Kamis / 23-07-2026, 02:08 WIB
Ratusan Jurnalis Desak WHCA Hadapi Trump soal Serangan ke Pers
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Evolusi Penyimpanan Data Game: Dari Memory Card PS1 hingga Cloud Save
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Suami Denise Richards Minta Istri Dihukum Contempt karena Tunggakan Nafkah
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
KJ Apa Akui Makan Fast Food yang Sudah Dikencingi
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Penyanyi R&B Nivea Umumkan Diagnosis Leukemia
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan Poco yang Kebagian Update Android 17
Kamis / 23-07-2026, 02:05 WIB







