Slank Rilis Album Republik Fufufafa di Markas Potlot
Grup band rock legendaris Slank resmi meluncurkan album studio ke-26 mereka yang bertajuk "Republik Fufufafa" di Markas Slank, Jalan Potlot 14, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/6) petang.
Peluncuran karya terbaru ini diwarnai dengan aksi teatrikal dari para personelnya.
>>> OJK Terima Rencana Konsolidasi Asuransi BUMN dari BPI Danantara
Mereka mengawali acara dengan mengenakan topeng orangutan dan menumpangi odong-odong berwarna kuning saat tiba di lokasi.
Rangkaian pergelaran simbolik kemudian dilanjutkan dengan berpose di depan instalasi bak mandi serta penyampaian orasi di dekat tiang bendera.
Aksi di dekat tiang bendera tersebut dilakukan saat bendera Merah Putih dikibarkan setengah tiang sebelum akhirnya dikerek naik hingga berkibar sepenuhnya.
"Selama republik berdiri, Slank gak bakal mati.
Selama seni, budaya, musik, dan kebebasan berekspresi gak dilarang atau dihalang-halangi, masih ada harapan untuk negeri ini," kata Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
Momentum peluncuran ini sengaja diselaraskan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni.
Penentuan waktu tersebut berkaitan erat dengan tema sosial dan kritik kerusakan alam yang diangkat dalam lagu-lagu terbaru mereka.
>>> OJK Pastikan Perbankan Kokoh Saat Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS
"Lirik-lirik di album ini bukan hal yang mengada-ada.
Kita mencoba men-capture dari berita-berita yang ada di media tentang kondisi yang ada," ungkap Akhadi Wira Satriaji atau Kaka, Vokalis Slank.
Secara musikalitas, album ini memadukan genre rock alternatif, rock and roll, hingga balada melankolis.
Slank mengemas lirik bertema kritik sosial tersebut menggunakan bahasa sederhana yang sarat akan pesan.
Sebelum album penuh ini resmi dilepas ke publik, dua lagu bergenre kritis berjudul Republik Fufufafa dan PPN 12% telah diperkenalkan terlebih dahulu sebagai jembatan menuju karya utama.
Perilisan album juga dibarengi dengan peluncuran video musik untuk lagu baru lainnya yang berjudul Rusak Ancur ciptaan Bimbim.
>>> Katak Badut Jadi Alat Uji Kehamilan Populer Era 1950
Video klip untuk lagu kritik lingkungan tersebut dijadwalkan tayang pada malam hari ini tepat pukul 00.00 WIB.
Update Terbaru
GREE dan FLiFE Hadirkan Layanan 24 Jam Purna Jual AC untuk Jamin Kenyamanan Konsumen
Jumat / 05-06-2026, 21:37 WIB
Kuasai Lovable, v0, dan Bolt untuk Bangun Website Tanpa Coding
Jumat / 05-06-2026, 21:37 WIB
FIFA Pisahkan Empat Tim Unggulan di Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:36 WIB
Investor AS Tetap Lirik Potensi Investasi Wisata di Bali Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu
Jumat / 05-06-2026, 21:36 WIB
IHSG Pekan Depan Diprediksi Uji Level 5.500 Usai Anjlok 4,2%
Jumat / 05-06-2026, 21:31 WIB
Timnas Yaman Rebut Tiket Terakhir Piala Asia 2027
Jumat / 05-06-2026, 21:28 WIB
FIFA Bagi 48 Tim ke 12 Grup untuk Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:28 WIB
SheHacks 2026: AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas
Jumat / 05-06-2026, 21:27 WIB
Pedro Acosta Tercepat di Sesi Practice MotoGP Hongaria 2026
Jumat / 05-06-2026, 21:26 WIB
Scout II V8 Karatan Laku Rp160 Ribu di Bring a Trailer
Jumat / 05-06-2026, 21:25 WIB
Andoni Iraola Resmi Gantikan Arne Slot Sebagai Pelatih Liverpool
Jumat / 05-06-2026, 21:25 WIB
Investor Qatar Batal Ajukan Penawaran Baru untuk Manchester United
Jumat / 05-06-2026, 21:24 WIB
Manchester United Resmi Perpanjang Kontrak Tom Heaton hingga 2027
Jumat / 05-06-2026, 21:24 WIB
Konsumsi Gula Masyarakat Indonesia Melonjak 60 Persen
Jumat / 05-06-2026, 21:24 WIB






