Menanam pohon buah di pekarangan rumah memberikan banyak manfaat, mulai dari menyediakan konsumsi segar hingga membuat suasana lebih teduh.

Namun, Anda harus selektif memilih jenis tanaman agar sistem perakaran yang agresif tidak merusak saluran air, paving, atau fondasi bangunan.

>>> Purbaya Sebut Pelemahan IHSG dan Rupiah Akibat Miskonsepsi Pasar

Berikut adalah 9 pohon buah dengan sistem akar relatif tidak agresif dan aman untuk area dekat rumah.

Rekomendasi Pohon Buah dengan Akar Aman

Jeruk memiliki sistem akar serabut yang tumbuh di lapisan tanah atas sehingga aman bagi fondasi. Varietas kecil seperti jeruk siam dan jeruk nipis sangat cocok untuk pekarangan.

Jambu air memiliki perakaran dangkal dengan pertumbuhan terkendali yang meminimalkan risiko kerusakan infrastruktur. Pohon ini juga mudah dipangkas untuk menyesuaikan luas lahan.

Sawo merupakan pohon buah berukuran sedang dengan pertumbuhan akar yang tidak terlalu agresif. Pohon ini aman bagi saluran air dan fondasi jika ditanam dengan jarak yang cukup.

Delima menjadi salah satu rekomendasi utama untuk lahan terbatas karena ukuran pohonnya kecil. Sistem akar delima tidak bersifat invasif di sekitar area rumah.

Kedondong memiliki sistem perakaran stabil yang tidak merusak instalasi bawah tanah. Varietas kedondong mini kini menjadi pilihan populer untuk halaman terbatas.

Pepaya memiliki akar dangkal yang tidak berkembang agresif seperti pohon berkayu besar lainnya. Karakteristik ini menjadikannya pilihan aman dengan masa panen relatif cepat.

>>> OJK Dorong Perusahaan Asuransi Perkuat Underwriting Hadapi Inflasi Medis

Pisang memiliki akar serabut yang tumbuh di sekitar batang dan tidak menembus terlalu dalam ke tanah. Tanaman ini tetap aman ditanam di pekarangan selama memperhatikan jarak tanam.