Peruri Luncurkan Ijazah Digital Nasional untuk Cegah Pemalsuan Dokumen
Perum Peruri resmi memperkenalkan Ijazah Digital Nasional sebagai solusi penerbitan dokumen akademik elektronik yang sah secara hukum.
Inovasi ini bertujuan mencegah pemalsuan dokumen sekaligus mempercepat proses verifikasi lulusan oleh institusi pendidikan dan dunia kerja.
>>> Utilisasi Smelter RKEF Turun Jadi 76% Akibat Pemangkasan Kuota Nikel
Direktur Digital Business Peruri Farah Fitria Rahmayanti menyatakan bahwa Ijazah Digital Nasional telah dilengkapi tanda tangan elektronik dan stempel elektronik.
"Solusi ini menjawab tantangan pemalsuan dokumen, mempercepat proses verifikasi lulusan, serta siap terintegrasi dengan ekosistem kredensial digital nasional dan internasional," ujar Farah dalam keterangan resmi, Jumat (5/6/2026).
Produk tersebut diperkenalkan dalam ajang Mitra Universitas Riau Exhibition Day (MUED) 2026.
SuperApps Kampus dan Layanan Terpadu
Selain ijazah digital, Peruri juga menawarkan konsep SuperApps Kampus, platform terpadu yang mengintegrasikan berbagai layanan akademik dan administratif dalam satu aplikasi.
Melalui platform tersebut, mahasiswa dapat mengakses Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga layanan karier.
Seluruh layanan didukung teknologi Single Sign-On (SSO) melalui Peruri ID untuk mempermudah akses dan menjaga keamanan data.
>>> Remaja Laki-laki Lebih Pilih Pacaran dengan Chatbot AI, Ini Temuan Survei
Farah menegaskan transformasi digital di sektor pendidikan tidak hanya memindahkan layanan ke platform digital, tetapi juga membangun ekosistem yang aman dan terintegrasi.
"Peruri hadir untuk mendukung perguruan tinggi Indonesia menuju layanan pendidikan yang lebih modern, efisien, dan tepercaya," katanya.
Peruri menilai keterlibatannya dalam MUED 2026 merupakan upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mempercepat digitalisasi layanan kampus.
Rektor Universitas Riau Sri Indarti menyambut baik kolaborasi tersebut.
Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra strategis penting untuk meningkatkan kualitas layanan akademik dan daya saing lulusan.
>>> OJK Pastikan Dampak Pelemahan Rupiah ke Perbankan Relatif Terkendali
"Melalui forum seperti MUED 2026, kami berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga strategis dalam mendukung transformasi digital serta penguatan daya saing lulusan," ujar Sri.
Update Terbaru
Turnamen Yu-Gi-Oh World Championship 2026 Resmi Dimulai, Tebar Hadiah Gratis
Jumat / 05-06-2026, 20:41 WIB
Toyota Serahkan Tiga Unit Ambulans Kijang Innova ke RSUD Muda Sedia
Jumat / 05-06-2026, 20:41 WIB
OJK Dorong Perusahaan Asuransi Perkuat Underwriting Hadapi Inflasi Medis
Jumat / 05-06-2026, 20:40 WIB
Aktor James Handy Tewas Ditikam di Rumahnya di California
Jumat / 05-06-2026, 20:40 WIB
BRI Perkuat Green Action dengan Kelola Sampah Plastik Lewat RVM
Jumat / 05-06-2026, 20:40 WIB
FIFA Luncurkan Gim Sepak Bola Baru Melalui Netflix
Jumat / 05-06-2026, 20:40 WIB
IHSG dan Rupiah Anjlok, Modal Asing Kabur dari Pasar Domestik
Jumat / 05-06-2026, 20:40 WIB
FIFA Integrasikan FIFA+ ke Platform Global DAZN
Jumat / 05-06-2026, 20:36 WIB
Realme Siap Luncurkan Ponsel P4R 5G dengan Baterai Raksasa 8000mAh
Jumat / 05-06-2026, 20:36 WIB
BNI Sediakan Ekosistem Pembayaran Digital di Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 20:31 WIB
Audi Indonesia Luncurkan New Q5 Sportback, SUV Premium Rp 1,9 Miliar
Jumat / 05-06-2026, 20:28 WIB
Macarthur Bulls Perpanjang Kontrak Luke Vickery hingga 2028
Jumat / 05-06-2026, 20:28 WIB
Polsek Batuaji Selidiki Video Viral Pocong Bersenjata Tajam di Batam
Jumat / 05-06-2026, 20:28 WIB
Sinetron Terikat Janji Episode 62: Duel Sena vs Dipa Memanas
Jumat / 05-06-2026, 20:28 WIB






