Aamiin' untuk semuanya masyarakat Indonesia," tulisnya.

Kondisi Rupiah dan Faktor Pendorong

Pada perdagangan Jumat (5/6) sore, nilai tukar rupiah berada di level Rp18.036 per dolar AS, menguat 13 poin atau 0,07 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang berada di zona hijau terhadap dolar AS, seperti yuan China, dolar Singapura, peso Filipina, dan dolar Hong Kong.

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang mendorong pelemahan dolar AS.

Dari eksternal, pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang kembali memanas, termasuk serangan rudal Iran ke Kuwait dan Bahrain serta operasi militer AS di Selat Hormuz.

>>> GitLab PHK 14 Persen Karyawan, Fokus Investasi AI

Dari dalam negeri, sentimen dipengaruhi oleh pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh OECD menjadi 4,7 persen pada 2026, turun dari 4,8 persen dalam laporan sebelumnya.