Para ilmuwan mampu menjalankan riset ini karena telah membentuk kohort kehamilan unik di Denmark sebelumnya.

Studi ini melibatkan perempuan dengan RA dan perempuan sehat sebelum masa kehamilan untuk dipantau perkembangannya.

Dalam penelitian yang terbit di jurnal Arthritis Research & Therapy tahun 2023 ini, tim ahli Northwestern Medicine berhasil mengidentifikasi penanda genetik terkait.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan sampel darah untuk melihat kadar berbagai gen yang terekspresi.

Sampel darah tersebut dikumpulkan sebelum masa kehamilan dari 19 perempuan dengan RA dan 13 perempuan sehat. Seluruh partisipan riset ini terdaftar dalam kohort kehamilan prospektif.

Selanjutnya, Jawaheer berencana menggelar penelitian dengan skala kelompok perempuan yang lebih besar untuk memvalidasi temuan.

Laboratorium miliknya juga tengah berupaya mengungkap alasan medis di balik membaiknya kondisi RA saat hamil.

"Bagaimana kehamilan membuat penyakit yang tidak dapat disembuhkan ini hilang?

>>> Menkeu Purbaya Tanggapi Biaya Dinas Prabowo: Pakai Uang Pribadi Itu Boleh

Jika kita dapat memahami bagaimana kehamilan memicu perbaikan secara alami, maka kita dapat menggunakannya sebagai model untuk mengembangkan obat baru yang lebih aman," ungkap Jawaheer.