Belanja Negara Tembus Rp1.059,3 Triliun per Mei 2026
Realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.059,3 triliun hingga Mei 2026. Angka ini melonjak 52,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penyerapan anggaran tersebut setara dengan 33,6 persen dari total pagu APBN tahun ini.
>>> Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah, Target 71 Ribu Satuan Pendidikan
Pada Mei 2025, realisasi belanja pusat hanya Rp694,2 triliun atau 25,7 persen dari pagu.
Belanja negara terbagi untuk Kementerian/Lembaga sebesar Rp517,7 triliun dan non-K/L Rp541,6 triliun.
Rinciannya meliputi belanja pegawai Rp155,1 triliun, belanja barang Rp209,3 triliun, belanja modal Rp81,6 triliun, dan bantuan sosial Rp71,7 triliun.
Percepatan Distribusi Anggaran
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan percepatan penyerapan anggaran merupakan langkah sengaja. Pemerintah ingin dana mengalir merata sepanjang tahun, tidak hanya di triwulan keempat.
>>> Pemerintah Buka Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II untuk Kuliah S1 Luar Negeri
"Jadi uang yang masuk ke ekonomi memang banyak dan lebih banyak dibandingkan tahun lalu, lebih cepat karena kita ingin belanja terjadi merata sepanjang tahun," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (5/6).
Langkah ini sesuai instruksi Presiden untuk mendorong ketepatan waktu eksekusi anggaran. Penekanan khusus diberikan pada belanja barang dan belanja modal yang tumbuh pesat mendekati Rp300 triliun.
Purbaya menambahkan, strategi tersebut memastikan belanja tepat waktu dan tepat sasaran serta berdampak pada perekonomian. Kementerian Keuangan berkomitmen menjaga kualitas pengeluaran agar setiap rupiah memberikan dampak pengganda optimal.
Meski demikian, efektivitas penggunaan dana publik masih menghadapi tantangan implementasi. Pemerintah mengantisipasi melalui pengetatan sistem pengawasan untuk meminimalkan risiko penyimpangan.
>>> LPSK Siap Lindungi Saksi dan Justice Collaborator Kasus Korupsi MBG dan Imigrasi
"Kita usahakan kebocorannya sesedikit mungkin," kata Purbaya.
Update Terbaru
Dua Polisi Tidur Berdekatan di California Masih Sering Lontarkan Mobil, 100 Video Terekam
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Wanita di Inggris Terekam CCTV Taruh Rambut di Makanan Demi Hidangan Gratis
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Studi Ungkap Kehamilan Mampu Redakan Gejala Rheumatoid Arthritis secara Alami
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Agustina Arumsari Dikabarkan Isi Posisi Wakil Kepala BGN, Ini Rekam Jejak Kariernya
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Bengkel Motor Listrik Hadapi Kendala Suku Cadang Impor dan Limbah Baterai
Jumat / 05-06-2026, 18:47 WIB
Omar Berrada Puji Ruben Amorim Meski Era di MU Dianggap Gagal
Jumat / 05-06-2026, 18:47 WIB
Menkeu Purbaya Tanggapi Biaya Dinas Prabowo: Pakai Uang Pribadi Itu Boleh
Jumat / 05-06-2026, 18:46 WIB
Empat Pebalap Indonesia Siap Berlaga di SWS International E-Finals 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:44 WIB
Ekonomi India Tumbuh 7,8 Persen pada Kuartal I 2026, Di Atas Ekspektasi
Jumat / 05-06-2026, 18:44 WIB
Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Uji Materiil UU IKN
Jumat / 05-06-2026, 18:44 WIB
Panja RUU Polri Bahas DIM, Aturan Pemberhentian Anggota Jadi Sorotan
Jumat / 05-06-2026, 18:44 WIB
Sarwendah Minta Maaf Usai Video Ucapan Kasar Viral di Media Sosial
Jumat / 05-06-2026, 18:42 WIB
Polisi Kerahkan 1.400 Personel Amankan Laga Timnas Indonesia vs Oman di GBK
Jumat / 05-06-2026, 18:41 WIB
Kenali Enam Tanda WhatsApp Disadap untuk Lindungi Data Pribadi Anda
Jumat / 05-06-2026, 18:41 WIB






