Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah, Target 71 Ribu Satuan Pendidikan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat program Revitalisasi Satuan Pendidikan di seluruh Indonesia. Targetnya, minimal 71 ribu satuan pendidikan akan menerima bantuan pada tahun 2026.
Jumlah tersebut terdiri dari alokasi awal Kemendikdasmen untuk 11.744 satuan pendidikan.
>>> Pemerintah Buka Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II untuk Kuliah S1 Luar Negeri
Ditambah kuota tambahan dari Presiden Prabowo Subianto sebanyak minimal 60 ribu sekolah, sehingga total mencapai 71.744 satuan pendidikan.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menyatakan, sejak era Orde Baru membangun SD Inpres, belum pernah ada pembangunan atau perbaikan sekolah secara masif.
Menurutnya, hal itu baru terjadi di era Presiden Prabowo.
Pemerintah menargetkan pada 2028 tidak ada lagi sekolah dengan kerusakan berat di Indonesia. Program ini berlaku untuk seluruh jenjang, mulai dari SD, SMP, SMA, MA, hingga SMK.
Prioritas Revitalisasi 2026
Pemerintah menerapkan kriteria ketat dalam menentukan sekolah penerima bantuan. Ada tiga kelompok prioritas utama pada 2026.
Prioritas pertama adalah lembaga pendidikan dengan kondisi bangunan rusak berat. Kedua, sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ketiga, satuan pendidikan yang terdampak bencana alam.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menjelaskan, anggaran Rp14 triliun telah disiapkan untuk mendanai 11.470 sekolah.
>>> LPSK Siap Lindungi Saksi dan Justice Collaborator Kasus Korupsi MBG dan Imigrasi
Verifikasi dan validasi data calon penerima sudah berjalan sejak Februari 2026.
Pembiayaan untuk 60 ribu sekolah tambahan dari Presiden Prabowo akan disalurkan melalui tambahan anggaran langsung ke Kemendikdasmen.
Pengajuan Melalui Aplikasi Daring
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikdasmen mengoperasikan Aplikasi Revitalisasi Sekolah. Sistem ini menjadi pusat kendali perencanaan dan pengawasan program.
Platform digital memudahkan pemerintah daerah dan sekolah mengirimkan usulan perbaikan secara daring. Proses pengajuan menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Aplikasi memberikan rekomendasi otomatis berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan memeriksa kelengkapan dokumen secara real time.
Sistem juga melakukan pemeringkatan sasaran objektif, verifikasi berlapis, hingga detail kondisi ruang kelas.
Program pembenahan mencakup pembangunan ruang belajar baru, rehabilitasi area rusak, penataan lingkungan fisik sekolah, dan pengadaan sumber air bersih.
>>> Imigrasi Sumut Siapkan Konter Khusus untuk Peserta Trail Of The Kings 2026
Bantuan diberikan merata untuk sekolah negeri maupun swasta, dengan fokus pada wilayah 3T dan sekolah dengan kerusakan tertinggi.
Update Terbaru
Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Hungaria 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
Karakter AI Bowie Knife99 di Forza Horizon 6 Jadi Musuh Publik Gamer
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
OJK Sahkan Pendirian DPLK Sinarmas Asset Management, Targetkan Pekerja Informal
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
Hizbullah Serang Pasukan Israel di Lebanon Selatan dengan Rudal Presisi
Jumat / 05-06-2026, 18:52 WIB
Dua Polisi Tidur Berdekatan di California Masih Sering Lontarkan Mobil, 100 Video Terekam
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Wanita di Inggris Terekam CCTV Taruh Rambut di Makanan Demi Hidangan Gratis
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Studi Ungkap Kehamilan Mampu Redakan Gejala Rheumatoid Arthritis secara Alami
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Agustina Arumsari Dikabarkan Isi Posisi Wakil Kepala BGN, Ini Rekam Jejak Kariernya
Jumat / 05-06-2026, 18:48 WIB
Bengkel Motor Listrik Hadapi Kendala Suku Cadang Impor dan Limbah Baterai
Jumat / 05-06-2026, 18:47 WIB
Omar Berrada Puji Ruben Amorim Meski Era di MU Dianggap Gagal
Jumat / 05-06-2026, 18:47 WIB
Menkeu Purbaya Tanggapi Biaya Dinas Prabowo: Pakai Uang Pribadi Itu Boleh
Jumat / 05-06-2026, 18:46 WIB
Empat Pebalap Indonesia Siap Berlaga di SWS International E-Finals 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:44 WIB
Ekonomi India Tumbuh 7,8 Persen pada Kuartal I 2026, Di Atas Ekspektasi
Jumat / 05-06-2026, 18:44 WIB






