Pemerintah kembali membuka kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan sarjana di luar negeri melalui program Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II.

Pendaftaran program ini dibuka hingga 25 Juni 2026 dan menyasar siswa SMA, SMK, atau MA sederajat yang memiliki prestasi akademik tinggi.

>>> LPSK Siap Lindungi Saksi dan Justice Collaborator Kasus Korupsi MBG dan Imigrasi

Selain kampus di luar negeri, program ini juga menjalin kemitraan dengan beberapa perguruan tinggi dalam negeri.

Komponen Pembiayaan

Beasiswa ini mencakup dua kategori pembiayaan utama, yaitu dana pendidikan dan dana pendukung.

Dana pendidikan meliputi biaya registrasi, uang kuliah, serta subsidi buku dan perlengkapan akademik.

Sementara dana pendukung mencakup tiket pesawat, visa, asuransi kesehatan, biaya kedatangan awal, dan tunjangan hidup bulanan.

Persyaratan Administrasi dan Akademik

Calon pendaftar harus merupakan WNI yang dibuktikan dengan KTP, KK, paspor, atau Kartu Identitas Anak.

Peserta adalah siswa kelas 12 SMA, SMK, atau MA pada tahun ajaran berjalan dan wajib masuk kategori eligible SNBP dengan surat keterangan kepala sekolah serta nilai rapor semester 1-5.

Bagi siswa non-SNBP, sekolah dapat menerbitkan surat keterangan berprestasi khusus.

Pendaftar juga harus mengunggah surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah yang berlaku maksimal enam bulan, serta menyetujui komitmen tidak menerima beasiswa gelar lain dari LPDP selama seleksi.

Syarat Kemampuan Bahasa Asing

Pelamar harus memiliki sertifikat kemampuan bahasa yang masih berlaku dengan nilai minimal tertentu.

Untuk program berbahasa Inggris, skor minimal IELTS 6,5 (setiap band 6,0), TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 58.

>>> Imigrasi Sumut Siapkan Konter Khusus untuk Peserta Trail Of The Kings 2026