PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memutuskan membagikan dividen interim sebesar Rp20 per saham untuk tahun buku kuartal I/2026.

Keputusan ini telah ditetapkan oleh jajaran direksi dan mendapat persetujuan dari dewan komisaris perseroan.

>>> DPR Minta PT Taspen Permudah Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan ASN

Total dana yang dialokasikan mencapai sekitar Rp2,46 triliun, dihitung dari nilai per saham dikalikan 123,27 miliar saham beredar.

Jadwal Pembagian Dividen

Batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 15 Juni 2026.

Perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 17 Juni 2026.

Pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 18 Juni 2026, sedangkan pembayaran dilakukan pada 26 Juni 2026.

Pembagian dividen ini ditopang oleh pertumbuhan laba bersih konsolidasian BCA sebesar 3,83 persen secara tahunan menjadi Rp14,68 triliun hingga Maret 2026.

>>> CIMB Niaga: Depresiasi Rupiah Belum Ganggu Pertumbuhan Simpanan

Kenaikan laba didorong oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh tipis menjadi Rp21,15 triliun serta kenaikan pendapatan komisi sebesar 8,65 persen.

Penyaluran intermediasi perseroan meningkat 5,6 persen secara tahunan menjadi Rp994 triliun, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga di angka 1,8 persen.

Manajemen menyatakan optimisme menjaga kinerja solid di tengah kondisi global yang dinamis melalui pengembangan lini bisnis secara prudent.

Dana pihak ketiga perbankan tumbuh 8,3 persen menjadi Rp1.292,4 triliun pada akhir Maret lalu, sesuai proyeksi internal perusahaan.

>>> OJK Dorong Perusahaan IPO untuk Gairahkan Pasar Modal

Manajemen akan terus memantau dinamika perekonomian domestik dan pergeseran permintaan kredit dalam sembilan bulan ke depan.