Tomb Raider Legacy of Atlantis Gunakan AI dalam Pengembangan
Game Tomb Raider Legacy of Atlantis ikut meramaikan livestream State of Play Juni 2026 dengan menayangkan trailer baru.
Cuplikan video tersebut memperlihatkan sekilas sistem permainan yang akan dinikmati pemain.
>>> OJK Catat Investor Aset Kripto Capai 21,7 Juta Akun per April 2026
Namun, sebuah laporan baru mengungkapkan bahwa proyek game terbaru ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembuatannya.
Informasi itu memicu pertanyaan mengenai sejauh mana implementasi teknologi tersebut.
Berdasarkan informasi dari halaman resmi Steam, seperti dikutip dari Gamebrott, game Tomb Raider Legacy of Atlantis dideskripsikan menggunakan teknologi AI.
Penjelasan singkat di platform tersebut menyatakan bahwa AI hanya dipakai untuk mendukung fase eksplorasi awal serta pembuatan konten sementara selama masa pengembangan.
Pihak pengembang juga menegaskan bahwa seluruh aset yang sempat diproduksi lewat bantuan kecerdasan buatan kini telah diganti atau disempurnakan kembali oleh tenaga manusia.
Hingga informasi ini diturunkan pada Jumat, 5 Juni 2026, pihak Crystal Dynamics bersama Flying Wild Hog selaku developer belum memberikan keterangan mendetail terkait penerapan AI dalam Legacy of Atlantis.
>>> OJK Blokir 33.836 Rekening Terindikasi Judi Online hingga Mei 2026
Situasi ini membuat publik kesulitan mengukur seberapa besar porsi atau keterlibatan AI di dalam produk akhir game tersebut.
Kendati ada klaim bahwa seluruh aset tiruan telah diganti, kabar ini tetap berpotensi memicu keraguan di kalangan pemain yang mendambakan keaslian karya tanpa campur tangan AI.
Pemanfaatan AI dalam industri permainan elektronik memang menjadi perbincangan hangat dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah korporasi besar seperti Epic Games sudah mulai mengadopsi sistem ini walaupun sering menghadapi gelombang penolakan dari komunitas.
Sentimen negatif dari para pemain umumnya muncul karena program AI kerap melatih sistem mereka memakai karya milik seniman lain tanpa izin.
>>> YouTuber Maroko Dikecam Usai Unggah Konten Bangkai Anjing
Di samping itu, ada kekhawatiran besar bahwa pihak penerbit game akan menjadikan AI sebagai alat untuk memangkas jumlah pekerja manusia demi menekan biaya produksi.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Benar: Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka?
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB







