Seorang YouTuber asal Maroko, Ayoub Bn Nsns, menuai kecaman luas setelah mengunggah video yang menampilkan bangkai seekor anjing.

Dalam rekaman itu, bangkai tersebut diperlakukan menyerupai hewan kurban Idul Adha.

>>> Disnaker Kota Tangerang Gelar Job Fair 2026 Gratis di Metropolis Town Square

Video itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Publik dan komunitas pencinta satwa bereaksi keras terhadap konten tersebut.

Tiga organisasi kesejahteraan hewan di wilayah Tetouan mengambil langkah hukum. Mereka melaporkan kasus ini ke Jaksa Kerajaan di Pengadilan Tingkat Pertama Tetouan untuk mendesak penyelidikan.

Organisasi tersebut meliputi Al Rahma Association for the Care of Stray Dogs di M'diq, Al Amal Association for Animal Welfare di Tetouan, dan Mizan Al Rahma wal Adala Association for the Defense of Animals di Tetouan.

Presiden Al Rahma Association, Mohamed Amziane, menyatakan kekecewaan mendalam. Ia menilai tindakan dalam video itu mencerminkan hilangnya empati dan nilai kemanusiaan.

>>> Pemerintah Jamin Stok Pupuk Aman dan Naikkan Harga Gabah Jadi Rp6.500 per Kg

Amziane juga mengkritik penggunaan simbol kurban Idul Adha. Menurutnya, Idul Adha seharusnya mengusung nilai solidaritas dan kasih sayang, bukan kekerasan terhadap hewan.

Ia mengingatkan bahwa kekejaman terhadap binatang bisa menjadi indikasi awal perilaku agresif. Karena itu, aparat penegak hukum didesak segera bertindak.

Klarifikasi dan Rekam Jejak Kreator

Menghadapi kritik, Ayoub Bn Nsns sempat memberikan klarifikasi melalui media sosial sebelum menghapus video tersebut. Ia membantah telah membunuh anjing itu.

Ayoub mengklaim menemukan bangkai anjing di tepi jalan akibat kecelakaan lalu lintas. Ia meminta publik tidak menuduhnya melakukan penyembelihan.

>>> BCA Buka Lowongan Kerja Magang hingga Profesional Juni 2026

YouTuber ini dikenal kerap membuat konten petualangan ekstrem dan tantangan yang memicu perdebatan. Sebelumnya, ia pernah menuai kritik karena memakan serangga, tikus besar, dan kalajengking.