Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon melaporkan penurunan jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Kota Cirebon pada April 2026.

Penurunan terjadi baik dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.

>>> Festival Kampung Dongeng 2026 Sukses Jangkau Ribuan Keluarga di 57 Kota

Kepala BPS Kota Cirebon, Samiran, mengungkapkan bahwa pada April 2026 tercatat 236,43 ribu perjalanan wisatawan nusantara.

Angka ini turun 10,62 persen dibanding Maret 2026 dan turun 20,59 persen dibanding April 2025.

Penurunan ini berdampak pada capaian kumulatif kunjungan selama empat bulan pertama tahun 2026. Secara kumulatif Januari-April 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 970,76 ribu perjalanan.

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan periode Januari-April 2025 yang mencapai 988,21 ribu perjalanan. Artinya, aktivitas wisata pada awal tahun ini belum mampu melampaui catatan statistik tahun lalu.

>>> Rupiah Spot Ditutup Menguat Tipis ke Rp 18.036 per Dolar AS

Dominasi Wisatawan Lokal

Mayoritas pergerakan wisatawan ke Kota Cirebon masih didominasi oleh masyarakat dari Kabupaten Cirebon, yang menyumbang 51,63 persen.

Wisatawan asal luar Provinsi Jawa Barat berkontribusi sebesar 17,13 persen.

Kabupaten Kuningan menyumbang 5,93 persen, Kabupaten Indramayu 5,77 persen, dan Kabupaten Majalengka 3,71 persen.

Data ini menunjukkan bahwa pergerakan wisata masih bergantung pada perjalanan jarak dekat dari daerah penyangga.

>>> PGN Optimalkan Infrastruktur Gas Bumi untuk Ketahanan Energi Nasional

Tren kunjungan dalam setahun terakhir berfluktuasi, dengan puncak tertinggi pada April 2025 sebesar 297,74 ribu perjalanan dan titik terendah pada Februari 2026 sebanyak 224,01 ribu perjalanan.