Ketua Umum Komunitas Kampung Dongeng Indonesia, Kak Syarif Ali, berharap festival ini dapat menjadi gerakan bersama untuk menghadirkan lingkungan ramah anak sekaligus memperkuat budaya literasi keluarga.

"Kami ingin menghadirkan ruang agar anak-anak bisa merasa didengar, bermain dengan bahagia, dan pulang membawa kenangan baik bersama keluarganya," ungkap Kak Syarif Ali.

>>> PGN Optimalkan Infrastruktur Gas Bumi untuk Ketahanan Energi Nasional

Keterlibatan berbagai komunitas, institusi, relawan, mitra kolaborator, media, sponsor, dan UMKM menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap anak-anak Indonesia.

Festival ini diharapkan menjadi wadah bertemunya pemangku kepentingan untuk menciptakan ruang publik yang ramah anak.

Pendiri Kampung Dongeng, Kak Awam Prakoso, menegaskan bahwa dongeng memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak, terutama di tengah kehidupan generasi yang semakin dekat dengan dunia digital.

"Dongeng sangat penting dalam membentuk karakter anak karena menjadi semacam vitamin dan nutrisi bagi tumbuh kembang mereka.

Di era sekarang, ketika anak-anak sangat mudah mengakses berbagai informasi, dongeng dapat menjadi pondasi yang kuat untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak dini," ujar Kak Awam Prakoso.

Menurut Kak Awam Prakoso, anak-anak membutuhkan kehadiran orang tua sebagai penjaga dan pemandu dalam proses tumbuh kembang mereka.

Orang tua memiliki peran utama dalam menghadirkan budaya bercerita di rumah.

CEO Kampung Dongeng, Kak Miqdad Prakoso, menyampaikan bahwa Festival Kampung Dongeng bukan hanya menjadi perayaan, tetapi juga langkah untuk memperluas dampak gerakan di masa mendatang.

"Ke depan, Kampung Dongeng memiliki harapan untuk mewujudkan 1.000 Kampung Dongeng yang tersebar di seluruh Indonesia.

Melalui gerakan ini, kami ingin menghadirkan lebih banyak ruang ramah anak yang dapat menjadi tempat bermain, belajar, dan bertumbuh," ujar Kak Miqdad Prakoso.

Secara nasional, Festival Kampung Dongeng berkolaborasi dengan sekitar 250 komunitas, institusi, dan mitra sponsor.

>>> PP 24/2026 Terbit, Ekspor SDA Strategis Kini Satu Pintu Lewat Danantara

Kegiatan ini juga didukung oleh sekitar 300 media nasional maupun lokal, serta melibatkan sekitar 150 UMKM di berbagai daerah.