Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan paket wisata premium berbasis gastronomi dan kebugaran.

Langkah ini diambil untuk menangkap peluang ekonomi dari rencana reaktivasi penerbangan komersial di Bandara Adisutjipto.

>>> Kemenhaj Evaluasi Layanan Mina dan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia

Rencana reaktivasi bandara tersebut mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan ini diharapkan menjadi stimulus bagi sektor MICE dan pariwisata daerah.

Strategi khusus disusun karena fokus pariwisata bergeser pada kualitas belanja dan durasi tinggal wisatawan.

Sektor olahraga seperti golf di Merapi Golf juga dibidik karena aksesibilitasnya kini lebih dekat dengan pusat kota.

Pemerintah daerah mencatat akselerasi kunjungan diperlukan untuk mengejar capaian tahun 2017 yang menembus 8 juta wisatawan.

Saat ini, kunjungan domestik Sleman bertahan di kisaran 2 juta, sedangkan wisatawan asing stagnan di angka 200.000 hingga 400.000 per tahun.

Pengembangan wisata bertarif minimal Rp2,5 juta per orang ini melibatkan kolaborasi lintas sektor. Rencananya, paket wisata baru akan diluncurkan secara resmi pada Agustus mendatang.

"Kami sudah berkolaborasi dengan universitas, hotel, dan destinasi wisata untuk mengembangkan wisata gastronomi dan wellness.

Kami targetkan paket wisata premium dengan estimasi minimal Rp2,5 juta per orang," kata Kus Endarto, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman.

>>> Realisasi Anggaran Makan Bergizi Gratis Capai Rp 88,15 Triliun per Mei 2026

Konsep kuliner yang ditawarkan menyajikan pengalaman mendalam dengan mengangkat filosofi serta narasi sejarah lokal. Contohnya, replika hidangan yang terinspirasi dari relief candi setempat.

Selain itu, kerja sama dengan KONI dan PJI akan dijalin untuk menyelenggarakan turnamen golf skala nasional maupun internasional.

Hal ini diharapkan memulihkan okupansi hotel yang terdampak perpindahan bandara sebelumnya.

"Kami akan bersinergi dengan KONI dan PJI untuk menggelar berbagai ajang golf.

Harapannya, hotel-hotel yang terdampak perpindahan bandara dapat kembali hidup dengan peningkatan okupansi dari pelaku MICE dan wisatawan mancanegara," kata Kus Endarto.

Penyebaran strategi wisata ini menyasar seluruh kawasan Sleman secara merata, termasuk wilayah barat yang memiliki keterbatasan lahan.

Pemerintah daerah juga mengkaji pergeseran tren akomodasi wisatawan yang kini lebih memilih homestay atau vila.

"Kami akan manfaatkan potensi wilayah barat melalui pengembangan gastronomi dan wellness.

>>> Ubisoft Buka Lowongan Massal untuk Percepat Pengembangan The Division 3

Kami juga mengkaji tren wisatawan yang lebih memilih homestay atau vila dibandingkan hotel saat ada kegiatan besar," kata Kus Endarto.