Langkah pelepasan aset investasi ini pertama kali diumumkan oleh SCG Chemicals pada Juni 2025 demi optimalisasi portofolio bisnis.

Hingga saat ini, manajemen perseroan belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai investor strategis yang menyerap saham tersebut.

Merujuk laporan keuangan TPIA per 31 Maret 2026, PT Barito Pacific Tbk masih menjadi pemegang saham terbesar dengan porsi 34,63% atau setara 29,96 miliar lembar saham.

SCG Chemicals sebelumnya menguasai 30,57% saham atau 26,45 miliar lembar sebelum transaksi negosiasi ini.

Siam Cement Pcl selaku induk usaha SCG Chemicals telah lama merancang strategi untuk mereduksi kepemilikannya di TPIA.

Manajemen Siam Cement telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada Bursa Efek Thailand pada 11 Juni 2025 mengenai rencana pengurangan kepemilikan sebesar 10,57% dan perubahan klasifikasi akuntansi saham TPIA dari perusahaan asosiasi menjadi investasi lainnya.

Kebijakan restrukturisasi ini diambil untuk menekan rasio utang perusahaan, dan dana hasil penjualan saham akan dialokasikan untuk mendanai peluang bisnis baru.

>>> Kapitalisasi Pasar BEI Menguap Rp5.700 Triliun Akibat IHSG Melemah

Pihak Siam Cement kala itu mengonfirmasi bahwa perhitungan nilai transaksi secara detail belum dapat dijabarkan karena masih menunggu keputusan final, dan berkomitmen memberikan laporan lanjutan setelah proses divestasi tuntas.