Token HYPE Melonjak 180% di Tengah Penurunan Pasar Kripto Global
Aliran modal global mulai beralih ke segmen kripto yang menawarkan hubungan jelas antara aktivitas ekonomi dan nilai token.
Hal ini terjadi di tengah penarikan dana massal dari Bitcoin serta Ether pada Jumat (5/6/2026).
>>> FIFA Luncurkan Album Resmi Piala Dunia 2026 Berisi 18 Lagu
Tren pengalihan modal terlihat sangat kuat pada token HYPE yang terafiliasi dengan bursa derivatif on-chain Hyperliquid.
Ketika mayoritas aset digital mengalami pelemahan tahun ini, token HYPE justru mencatat lonjakan harga hingga 180 persen dan sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level US$75,5 pada hari Senin.
Berdasarkan data CoinGecko, kapitalisasi pasar token HYPE kini telah menembus angka US$16 miliar. Angka ini sekaligus mendorongnya masuk ke jajaran 10 besar aset digital dunia.
Fenomena ini berbanding terbalik dengan kondisi instrumen utama lain.
ETF Spot Bitcoin dan Ether di bursa AS mencatat arus keluar bersih masing-masing sekitar US$3,4 miliar dan US$674 juta sejak Mei.
Sebaliknya, reksa dana baru dari Bitwise Asset Management dan 21Shares yang melacak HYPE berhasil mengumpulkan dana investasi sekitar US$180 juta hanya dalam tiga minggu setelah resmi diluncurkan.
Investor Institusional Makin Disiplin
Kepala riset Grayscale Investments, Zach Pandl, mengatakan bahwa era institusional untuk kripto telah menghasilkan keputusan alokasi modal yang lebih disiplin dan fokus pada fundamental.
Ia menilai kinerja jangka panjang token HYPE akan sangat bergantung pada pendapatan yang diperoleh platform dari biaya transaksi.
Mekanisme yang diterapkan Hyperliquid menggunakan dana biaya transaksi untuk melakukan pembelian kembali token di pasar terbuka. Dengan demikian, volume perdagangan yang tinggi langsung mengerek permintaan aset.
Chief Investment Officer Arca, Jeff Dorman, menyebutkan bahwa model arus kas semacam ini membuat token HYPE lebih diminati oleh kalangan investor konvensional.
Update Terbaru
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Benar: Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka?
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB







