"Saya sebenarnya sudah siap untuk merayakan kemenangan," kata Marquinhos.

Saat itu, tendangan penalti Marquinhos membentur tiang gawang dan menyebabkan Selecao tersingkir di babak perempat final.

"Namun, ketika mulai berlari, saya melihat dia tepat di depan saya dan rekan-rekan setim saya melewatinya.

>>> TWS Rilis Lagu Penyemangat Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026

Gambaran itu sama persis dengan apa yang saya alami setelah gagal penalti pada 2022."

Situasi kemiripan nasib itulah yang menggerakkan hatinya untuk langsung mendekati Gabriel di tengah kegembiraan skuad Les Parisiens.

"Saat itulah saya memikirkan rekan saya di tim nasional Brasil. Saya berempati karena pernah melewati momen seperti itu dan memahami besarnya tanggung jawab yang dirasakan," ujarnya.

Dalam momen pelukan tersebut, Marquinhos berusaha keras mengangkat kembali mentalitas rekan setimnya di level internasional itu.

"Saya mengatakan kepadanya untuk tetap kuat dan tetap tegak karena dia menjalani musim yang luar biasa dan memainkan pertandingan yang luar biasa," ungkapnya.

Ia bahkan tidak ragu melayangkan pujian tinggi terhadap performa konsisten sang pemain Arsenal sepanjang musim kompetisi 2025/2026.

"Menurut saya, dia adalah bek tengah terbaik di dunia musim ini.

Dia sama sekali tidak pantas menanggung beban itu karena tentu saja semua pemain ingin mencetak gol dari titik penalti."

Marquinhos juga mengingatkan Gabriel bahwa satu kegagalan tidak akan merusak kontribusi besarnya bagi klub asal London tersebut.

"Saya mengatakan kepadanya bahwa momen tersebut tidak akan menghapus musim hebat yang telah dijalaninya dan bahwa kami akan sangat membutuhkan dirinya."

Dorongan semangat ini diberikan agar sang bek bisa cepat bangkit mengingat agenda krusial sudah menanti di depan mata.