Kapten Paris Saint-Germain (PSG) Marquinhos memberikan dukungan moral langsung kepada bek Arsenal Gabriel Magalhaes yang terpukul setelah gagal mengeksekusi penalti pada laga final Liga Champions di Budapest, Hongaria, Sabtu (30/5/2026).

Aksi simpatik bek asal Brasil tersebut memicu respons positif, termasuk pesan apresiasi dari Gabriel sehari setelah pertandingan emosional itu selesai digelar.

>>> Mengenal Merah Putih Bond, Instrumen Surat Utang Baru dari Danantara

PSG sukses mengamankan gelar juara Eropa untuk kedua kali secara beruntun melalui adu penalti setelah tendangan Gabriel selaku eksekutor kelima Arsenal melambung di atas mistar gawang.

"Sehari setelahnya, saya menerima pesan darinya yang mengucapkan terima kasih atas momen itu, atas dukungan, pelukan, dan kata-kata yang saya sampaikan kepadanya," kata Marquinhos dalam konferensi pers.

Marquinhos merasa tindakan spontannya tersebut mendatangkan kebanggaan tersendiri bagi orang-orang terdekatnya melebihi pencapaian di lapangan.

"Saya mengatakan kepadanya bahwa itulah kemenangan terbesar saya malam itu, dan reaksi yang muncul dari peristiwa tersebut sangat luar biasa."

Keluarga besar sang kapten pun turut memberikan apresiasi tinggi atas sikap sportivitas yang ditunjukkannya kepada rekan senegaranya tersebut.

"Ibu saya datang menghampiri dengan rasa bangga atas apa yang saya lakukan, begitu juga istri, keluarga, dan saudara-saudara saya.

Itu adalah penghargaan terbaik yang saya terima malam itu," ungkapnya.

Meski demikian, Marquinhos menyadari bahwa euforia juara harus segera diakhiri demi menyongsong kompetisi besar berikutnya.

"Sebagai pemain, kami harus segera beralih ke tantangan berikutnya.

Saya tidak bisa terus merayakan selamanya karena masih ada hal lain yang harus kami lakukan, begitu pula dirinya," lanjut Marquinhos.

Mantan pemain AS Roma ini mengaku berempati karena teringat pengalaman pahitnya sendiri saat membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2022 melawan Kroasia.