BNI sangat berhati-hati dalam menghitung skala ekonomi setiap penerapan AI, memastikan biaya implementasi tidak lebih mahal daripada tenaga manusia konvensional.

Pada kuartal III dan IV/2026, BNI akan lebih condong pada model AI yang lebih ringkas, berfokus pada pengurangan biaya dan percepatan proses internal.

Uji coba AI pada bagian Know Your Customer (KYC) di BNI mampu memangkas waktu pemrosesan dokumen dari lima hari menjadi hitungan jam.

Senior Vice President APAC Cloudera, Remus Lim, menilai langkah perbankan yang pragmatis di tengah tantangan ekonomi adalah tepat.

Menurutnya, organisasi tidak boleh membeli AI sekadar mengikuti tren tanpa kejelasan hasil akhir.

Cloudera membantu klien mengelola fondasi data untuk mendukung tiga pilar bisnis: menekan biaya, meningkatkan pendapatan, dan memitigasi risiko.

"Jika kita berinvestasi AI untuk fokus pada tiga use case ini, apakah itu saat penurunan ekonomi atau situasi geopolitik, saya pikir menjadi lebih penting bagi organisasi untuk terus melakukannya.

Jika tidak, Anda akan tertinggal atau menjadi tidak relevan," kata Remus.

>>> Toyota Luncurkan Innova Crysta Terbaru di India, Kembaran Kijang Innova Reborn

Sebagai mitra teknologi jangka panjang BCA dan BNI, Cloudera memastikan tata kelola data yang bersih adalah kunci sebelum pemodelan AI untuk menghasilkan nilai tambah nyata.