Kekhawatiran soal umur baterai dan biaya penggantian yang mahal masih menghantui calon pembeli mobil hybrid maupun listrik.

Padahal, masa pakai baterai kendaraan elektrifikasi saat ini tergolong panjang, bahkan bisa melebihi masa kepemilikan pertama jika dirawat dengan benar.

>>> Produsen Panel Surya China Percepat Ekspansi ke Bisnis Baterai

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, menjelaskan bahwa usia baterai sangat dipengaruhi oleh tipe baterai dan pola perawatan.

Kendaraan hybrid dan mobil listrik generasi lama dengan baterai berbasis nikel umumnya memiliki usia pakai sekitar delapan tahun.

Namun, dengan pemeliharaan rutin, jangka waktu tersebut bisa bertambah hingga 11 sampai 12 tahun.

Yogig menambahkan, mayoritas mobil hybrid produksi 2017 ke atas sudah menggunakan baterai lithium.

Sementara itu, banyak mobil listrik modern mengandalkan Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang lebih tahan lama dibanding nikel.

Usia baterai LFP paling tidak bisa tembus 10 tahun.

Pentingnya Menjaga Sistem Pendinginan

Yogig menegaskan bahwa kebiasaan menjaga sistem pendinginan tetap optimal menjadi kunci utama keawetan baterai.

>>> Clara Shinta Bantah Rumor Lepas Hijab dan Tudingan Clubbing

Suhu yang terlalu panas dalam jangka panjang berisiko menurunkan performa dan mempercepat penuaan sel baterai.

Pada kendaraan hybrid, pendinginan baterai memanfaatkan pasokan udara dingin dari kabin penumpang.

Oleh karena itu, pemilik hybrid harus menyalakan AC agar sistem pendingin bekerja optimal.

Perbedaan Penanganan EV dan Hybrid

Mobil listrik murni menggunakan media cairan pendingin (coolant) atau sistem yang terintegrasi dengan AC.

Perawatan pun berbeda sesuai teknologi bawaan pabrik.

Bagi pemilik mobil listrik dengan liquid cooling, penggantian coolant wajib dilakukan setiap 40.000 kilometer.

Sementara untuk varian dengan pendingin berbasis AC, kondisi freon dan oli kompresor harus diperhatikan.

>>> Jadwal Kapal PELNI KM Pangrango Maluku 5-28 Juni 2026: Rute Ambon hingga Saumlaki

Pemeliharaan sistem pendingin sering disepelekan, padahal sangat krusial untuk menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.