Kajian Sektor Tambang dan Sentimen Nilai Tukar

CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan adanya sentimen positif dari penguatan mayoritas bursa Wall Street.

Selain itu, konfirmasi Kementerian ESDM mengenai skema gross split 70:30 sektor tambang yang masih dikaji dan belum final turut memberi pengaruh.

Namun, pasar masih dibayangi sentimen negatif akibat berlanjutnya aksi jual oleh investor asing. Tekanan tambahan juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.740–5.640 dan resistance 5.940–6.040,” tulis riset CGS International.

Saham pilihan dari CGS International untuk perdagangan ini meliputi TLKM, EMAS, MDKA, TINS, ADRO, dan PTBA.

Sementara itu, Panin Sekuritas memproyeksikan indeks akan melanjutkan tren pelemahan.

Faktor utamanya adalah peningkatan kembali tensi geopolitik global, ketidakpastian kebijakan domestik, serta derasnya aliran dana asing yang keluar dari pasar modal.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.

>>> Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, dan BNI 5 Juni 2026 Melejit

Dalam perdagangan kali ini, Panin Sekuritas memilih saham ADMR, TINS, dan MIKA sebagai saham pilihan.