Garuda Indonesia meningkatkan koordinasi dengan otoritas bandara Arab Saudi untuk mengatasi penyesuaian jadwal pemulangan jemaah haji Indonesia.

Langkah ini dilakukan akibat kepadatan aktivitas di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

>>> Telkom Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Pensiun Dini Karyawan Anak Usaha

Kepadatan operasional di bandara tersebut berdampak pada waktu keberangkatan sejumlah penerbangan. Beberapa kelompok terbang (kloter) yang dioperasikan Garuda Indonesia mengalami penyesuaian jadwal.

Penerbangan yang terdampak meliputi kloter 3 embarkasi Ujung Pandang, kloter 2 embarkasi Medan, kloter 2 embarkasi Yogyakarta, serta dua penerbangan ONH Plus dengan nomor GA981 dan GA993.

Meski mengalami perubahan jadwal, seluruh penerbangan tersebut kini telah diberangkatkan menuju destinasi masing-masing. Maskapai memastikan proses kepulangan berjalan aman dan lancar.

Kloter 2 embarkasi Banten (JKB02) mendarat selamat di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (3/6/2026) pukul 13.45 WIB.

>>> Ketergantungan Impor Susu Tekan Biaya Produksi Industri Domestik

Mereka berangkat dari Jeddah pada Selasa (2/6/2026) pukul 22.55 waktu setempat.

Selama penanganan di bandara, Garuda Indonesia memastikan pemenuhan hak dan pendampingan bagi seluruh jemaah sesuai aturan yang berlaku.

Corporate Communications Division Head Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami jemaah. Ia juga berterima kasih atas kesabaran dan kerja sama semua pihak.

>>> Harga Bitcoin Anjlok ke 61.000 Dollar AS akibat Arus Keluar ETF

Manajemen berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemangku kepentingan demi kelancaran arus kepulangan jemaah haji Indonesia hingga akhir fase operasional tahun ini.