Kebakaran melanda salah satu bangunan yang masih dalam tahap konstruksi di fasilitas pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, pada Jumat (5/6/2026).

Insiden ini sempat viral di media sosial.

>>> Biaya Kalibrasi Baterai Motor Listrik Drop Ternyata Cukup Terjangkau

Api diduga dipicu oleh puntung rokok di area proyek manufaktur kendaraan listrik tersebut, seperti dilansir dari Detik Oto.

Manajemen BYD mengonfirmasi bahwa kobaran api hanya mengenai bagian kecil dari fasilitas pabrik.

"Insiden tersebut berupa kebakaran kecil yang terjadi pada bagian atap bangunan dan menyebabkan munculnya asap," ujar Luther Panjaitan, Head of Marketing PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

Manajemen memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penanganan cepat langsung dilakukan di area terdampak, dan langkah evaluasi keselamatan segera diterapkan kepada pihak pelaksana proyek.

"Situasi telah berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Penyebab insiden masih dalam proses investigasi.

>>> Telkom Siapkan Anggaran Rp1,2 Triliun untuk Program Pensiun Dini 2026

Kami telah menginstruksikan kontraktor untuk memperkuat penerapan protokol keselamatan di seluruh area proyek," sambung Luther.

Pembangunan fasilitas produksi di Subang saat ini telah memasuki tahap finalisasi sebelum resmi beroperasi.

Manajemen BYD menyatakan bahwa berbagai proses akhir harus disesuaikan dengan standar global perusahaan sebelum produksi massal dimulai.

Kesiapan produksi dan kepatuhan terhadap regulasi lokal menjadi fokus utama yang sedang diselesaikan.

Perusahaan otomotif asal China ini menegaskan pentingnya kehadiran pabrik lokal untuk memenuhi lonjakan permintaan pasar kendaraan listrik.

>>> 5 Zodiak yang Paling Bahagia Hanya karena Kejutan Kecil

Fasilitas manufaktur di Subang diproyeksikan memiliki kapasitas produksi mencapai 150 ribu unit kendaraan per tahun.