AFC Tutup Kasus Dugaan Skandal Naturalisasi Pemain Timnas Malaysia
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi menghentikan penanganan kasus dugaan skandal naturalisasi tujuh pemain keturunan palsu yang melibatkan Timnas Malaysia pada Kamis (4/6/2026).
Otoritas tertinggi sepak bola Asia tersebut kini melimpahkan seluruh proses investigasi dan penegakan disiplin kepada FIFA serta pihak kepolisian.
>>> Ketidakpastian Perundingan AS-Iran Tahan Pergerakan Harga Emas
Keputusan tersebut diambil setelah AFC menyerahkan yurisdiksi sepenuhnya kepada badan sepak bola dunia demi tindak lanjut yang lebih berwenang.
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor, memberikan konfirmasi mengenai status terkini penanganan perkara tersebut.
"Bagi kami di tingkat AFC, kasus ini sudah ditutup," kata Windsor via NST. com.
my, Kamis (4/6/2026).
Pernyataan ini menegaskan bahwa AFC tidak lagi memiliki keterlibatan langsung dalam proses hukum atau administratif yang sedang berjalan.
"Kasus yang melibatkan tujuh pemain tersebut kini berada di bawah yurisdiksi FIFA," kata Windsor.
Windsor juga mengarahkan pihak-pihak yang memerlukan informasi lebih lanjut untuk berkomunikasi dengan lembaga yang bersangkutan.
"Jadi, untuk laporan polisi, Anda perlu bertanya kepada polisi, untuk urusan FIFA, Anda perlu bertanya kepada FIFA," imbuhnya.
Dampak dari polemik ini membuat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) diwajibkan menjalani pemeriksaan melalui Program Penilaian Audit Kualitas AFC untuk meninjau struktur organisasi dan administrasi mereka.
>>> Badan Gizi Nasional Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Jadi Rp 268 Triliun
Di tengah bergulirnya kasus ini, Timnas Malaysia sempat mencatatkan kemenangan 4-0 atas Vietnam pada laga kedua Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Rabu (12/6/2025) malam.
Mantan Presiden FAM, Hamidin, turut memberikan pandangannya dan mengimbau agar publik serta pengurus sepak bola Malaysia mengalihkan fokus ke masa depan.
"Pada akhirnya, pertanyaan ini sama dengan pertanyaan yang telah diajukan sebelumnya," kata Hamidin.
Ia berharap kepengurusan yang baru dapat memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dinamika organisasi ke depan.
"Biarkan presiden baru dan pengurus baru yang menjawabnya," kata Hamidin.
Hamidin juga menambahkan harapannya agar persoalan dokumen naturalisasi ini tidak lagi menjadi bahan perdebatan yang berkepanjangan.
"Dari sudut pandang saya, sesuatu yang sudah berlalu sebaiknya dibiarkan saja sebagai sejarah," kata Hamidin.
Penegasan tersebut menjadi penutup atas tanggapannya terhadap polemik yang menimpa federasi.
>>> Peneliti Israel Ungkap Makna Harta Karun Kerajaan Nabi Sulaiman
"Biarkan saja. Yang penting sekarang adalah menatap masa depan," pungkasnya.
Update Terbaru
Anak Digital Native: Cepat Adaptasi Teknologi tapi Belum Kritis
Jumat / 05-06-2026, 09:12 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan
Jumat / 05-06-2026, 09:12 WIB
Masjid Nabawi Pasang 117.000 Meter Persegi Marmer Thassos untuk Turunkan Suhu
Jumat / 05-06-2026, 09:11 WIB
Patra Logistik Luncurkan Fleet Management untuk Awasi Distribusi Energi
Jumat / 05-06-2026, 09:09 WIB
Motorola Luncurkan Moto Edge 70 Pro Plus di India dengan Empat Kamera 50 MP
Jumat / 05-06-2026, 09:09 WIB
Jetour Siapkan Dua Mobil Hybrid Baru untuk Indonesia pada 2026
Jumat / 05-06-2026, 09:09 WIB
Timnas Jepang Optimistis Hadapi Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 09:08 WIB
Hezbollah Tolak Gencatan Senjata, Israel Tak Tarik Pasukan dari Lebanon
Jumat / 05-06-2026, 09:08 WIB
BPOM: Sebagian Besar Pedagang Ritel Tak Tahu Ciri Rokok Ilegal
Jumat / 05-06-2026, 09:08 WIB
Harga Emas Antam 5 Juni 2026 Bervariasi, Buyback Tetap Rp2.609.000
Jumat / 05-06-2026, 09:08 WIB
Konser Ramah Lingkungan Lebih dari Sekadar Bebas Plastik dan Pilah Sampah
Jumat / 05-06-2026, 09:07 WIB
Promo JSM Superindo 5-7 Juni 2026: Diskon Minyak Goreng dan Kebutuhan Pokok
Jumat / 05-06-2026, 09:07 WIB
Jetour Siapkan Kejutan Mobil PHEV Baru di Indonesia Tahun Ini
Jumat / 05-06-2026, 09:06 WIB
Michael Saylor Alami 'Kerusakan Mesin' di Tengah Tekanan Tiga Arah
Jumat / 05-06-2026, 09:04 WIB






