Presiden La Liga Javier Tebas melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino. Ia menilai Infantino lebih mengutamakan kepentingan komersial daripada menjaga kualitas sepak bola.

Tebas menyoroti kebijakan jeda hidrasi wajib tiga menit di seluruh pertandingan Piala Dunia.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 23 – 26 Juli 2026

FIFA beralasan kebijakan itu untuk melindungi kesehatan pemain, namun Tebas menyebut alasan tersebut tidak sesuai kenyataan.

"Jeda hidrasi itu bohong.

Kami juga menerapkannya di La Liga, namun hanya ketika cuaca benar-benar panas," kata Tebas, Rabu (22/7/2026).

Ia mencontohkan stadion di Dallas, Los Angeles, dan Atlanta yang memiliki pendingin udara. "Saya bahkan harus memakai jaket di tribun.

Itu bohong, jeda itu untuk iklan," ujarnya.

Tebas juga mengkritik pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia yang berlangsung lebih dari 27 menit.

FIFA menghadirkan artis seperti Madonna, Shakira, dan Justin Bieber, sehingga jeda babak pertama jauh melebihi standar 15 menit.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 23 – 26 Juli 2026

Menurut Tebas, keputusan itu menunjukkan FIFA bersedia mengubah aturan demi bisnis. "FIFA mengatur semuanya sesuka hati, demi kepentingan mereka sendiri, bukan demi sepak bola," katanya.

Ia juga menentang wacana perluasan Piala Dunia menjadi 64 peserta. "Menambah jumlah tim nasional tidak masuk akal.

Industri sepak bola bukan hanya Piala Dunia," ujarnya.

Tebas menilai kompetisi domestik adalah fondasi utama industri sepak bola karena menciptakan puluhan ribu lapangan kerja.

"Mereka menghancurkan industri yang menghasilkan puluhan ribu pekerjaan demi turnamen 40 hari yang hanya melibatkan sebagian kecil pemain," tegasnya.

Ia menambahkan, keputusan FIFA dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan organisasi itu lebih mengutamakan kepentingannya sendiri.

>>> Game Boy Pocket Berusia 30 Tahun, Warisannya Masih Terasa di Genggaman Modern

"Ini bukti kita diatur institusi yang memutuskan apa pun yang diinginkannya tanpa mempertimbangkan dunia sepak bola secara keseluruhan," tutur Tebas.