Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berpotensi menguat menuju level resistance atau batas atas pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026.

Proyeksi ini berdasarkan laporan dari Investor Daily yang mengutip analisis teknikal sejumlah sekuritas.

>>> Pendapatan Neto Blibli Tumbuh 34 Persen Ditopang Penjualan Smartphone

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyebut target nilai terdekat saham BUMI berada di kisaran Rp154 hingga Rp160 per lembar.

Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia menetapkan wilayah beli ideal di posisi Rp150 dengan cutloss di bawah Rp145.

"BUMI spec buy dengan area beli di 150, cutloss di bawah 145. Target dekat di 154-160," tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Jumat (5/6/2026).

>>> DPR AS Loloskan War Powers Resolution Terkait Iran dengan Selisih Tipis

Pada perdagangan Kamis, 4 Juni 2026, saham BUMI ditutup menguat 1,35 persen ke level Rp150 di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Meski demikian, secara year to date saham ini masih melemah 59 persen, serta turun 37,5 persen dalam sebulan dan 9,6 persen dalam sepekan.

Kendati tren jangka panjang menurun, data Stockbit menunjukkan investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp42,5 miliar pada sesi Kamis, 4 Juni 2026.

>>> Analis Wall Street Proyeksikan Pendapatan AI SpaceX Tumbuh Seratus Lipat

Akumulasi ini menjadi sinyal positif bagi pergerakan saham BUMI ke depan.