PT Ferron Par Pharmaceuticals resmi melepas kontainer ekspor ke-150 produk obat Metformin Sustained Release (SR) untuk diabetes ke Inggris, Belanda, dan Polandia.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar di Cikarang, Jawa Barat, pada Kamis (4/6/2026).

>>> Baterai Motor Listrik hingga Penutupan 11 Diler Daihatsu: Kumpulan Berita Otomotif

Langkah ini menunjukkan kemampuan industri farmasi domestik menembus pasar internasional dengan standar regulasi ketat.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, nilai ekspor industri farmasi dan obat bahan alam Indonesia mencapai US$639,42 juta pada Januari-September 2024.

Dampak Positif bagi Ekonomi Nasional

Keberhasilan menembus pasar global memberikan dampak positif luas bagi perekonomian nasional.

Taruna Ikrar mengatakan Indonesia bukan hanya sekadar pengimpor, tetapi sudah mampu mengekspor hingga ke Eropa.

Ekspor ini meningkatkan devisa negara dan memperkuat kepercayaan internasional terhadap produk kesehatan buatan Indonesia.

Capaian ini terkait dengan pengakuan WHO terhadap BPOM yang meraih status World Health Organization Listed Authority (WLA).

Taruna Ikrar menambahkan bahwa dengan WLA, Indonesia setingkat dengan Amerika dan Eropa dalam regulasi obat.

>>> Republik Ceko Uji Coba Lawan Guatemala Sebelum Piala Dunia 2026

Indonesia kini terintegrasi ke dalam jaringan regulator obat internasional yang mencakup 41 otoritas dari 39 negara.

BPOM berkomitmen mempercepat proses perizinan dan sertifikasi untuk mendukung perluasan pasar farmasi nasional.

Pengiriman ini menandai konsistensi jangka panjang Ferron dalam menjaga kualitas produk.

Perusahaan yang tergabung dalam Dexa Group ini telah memegang sertifikasi UK-MHRA dan EU-GMP sejak 2008.

Direktur Utama PT Ferron Par Pharmaceuticals Benny Sutisna Suwarno mengatakan kualitas produk anak bangsa tidak kalah dengan multinational company.

Manajemen menegaskan pengawasan konsisten dari regulator membantu menjaga kepatuhan terhadap standar mutu internasional.

Benny Sutisna Suwarno menuturkan sinergi antara Ferron dan BPOM menuju sukses global bukan angan-angan, tetapi kenyataan.

>>> Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Tertekan Aksi Jual Asing

Keberangkatan kontainer ke-150 ini sekaligus menandai 18 tahun konsistensi perusahaan memenuhi regulasi ketat di Eropa.