Singapura menempati posisi teratas sebagai destinasi luar negeri yang paling diminati oleh wisatawan asal Indonesia.

Hal itu terungkap dalam survei terbaru berjudul 'The State of Southeast Asia: 2026' yang dirilis oleh ISEAS-Yusof Ishak Institute.

>>> IHSG Merosot ke 5.839, Investor Asing Jual Bersih Rp1,27 Triliun

Survei tersebut menjaring aspirasi dari lebih dari 2.000 responden di 11 negara Asia Tenggara. Mayoritas partisipan dari Indonesia memilih Singapura sebagai negara tujuan liburan yang paling diinginkan.

Keamanan yang terjamin, stabilitas politik, serta standar hidup berkualitas tinggi menjadi alasan utama di balik pilihan para pelancong Indonesia.

Pertimbangan serupa juga ditemukan pada responden dari Filipina.

Animo tinggi dari masyarakat Indonesia berjalan beriringan dengan capaian positif sektor pariwisata Singapura.

Otoritas Pariwisata Singapura (Singapore Tourism Board) mencatat kedatangan sekitar 4,4 juta wisatawan mancanegara pada kuartal pertama tahun 2026, naik 2,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Khusus untuk pergerakan dari Indonesia, Singapore Tourism Board mendata jumlah kunjungan pelancong Indonesia ke Negeri Singa telah mencapai 2,4 juta orang hingga Februari tahun ini.

Indonesia memegang peranan penting sebagai salah satu pasar pariwisata terbesar bagi negara tetangga tersebut.

Faktor kedekatan geografis, kemudahan akses transportasi udara, serta ketersediaan opsi tempat rekreasi yang beragam membuat Singapura konsisten menjadi pilihan utama untuk liburan pendek maupun perjalanan bersama keluarga.

>>> Commerzbank Pangkas Target Harga Emas Akhir 2026 Jadi US$ 4.800

Daya Tarik Lapangan Kerja dan Pengakuan Internasional

Selain menjadi pusat rekreasi, Singapura memikat warga Asia Tenggara sebagai tempat mengembangkan karier. Kebijakan ketenagakerjaan yang adaptif dan luasnya kesempatan ekonomi menjadi magnet utama bagi para pekerja regional.