Aturan Pakaian dan Materi Ujian UM-PTKIN 2026, Peserta Wajib Tahu
Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 resmi ditutup pada 30 Mei lalu.
Kini, peserta yang telah menyelesaikan finalisasi bersiap mengikuti ujian dengan Sistem Seleksi Elektronik (SSE).
>>> PT Merck Tbk Bagikan Dividen Final Rp123,2 Miliar, Yield 9,55%
Ujian SSE UM-PTKIN 2026 dijadwalkan berlangsung dari 8 hingga 14 Juni 2026. Pelaksanaan ujian disesuaikan dengan tanggal, sesi, dan titik lokasi yang tertera pada kartu peserta.
Panitia menegaskan bahwa setiap peserta hanya memiliki satu kali kesempatan ujian. Tidak ada ujian susulan, sehingga peserta yang tidak hadir dengan alasan apa pun akan langsung dinyatakan gugur.
Aturan Pakaian Peserta
Peserta wajib mengikuti aturan berbusana yang ditetapkan panitia. Informasi dari akun Instagram PMB PTKIN merinci pakaian yang diperbolehkan dan dilarang.
Peserta laki-laki diwajibkan mengenakan kemeja kasual berwarna cerah dan nyaman. Bawahan berupa celana longgar bernuansa gelap, sepatu tertutup, dan rambut rapi.
Peserta perempuan harus memakai kemeja kasual berwarna cerah dan nyaman, atau gamis rapi dan sopan. Alternatifnya, celana atau rok longgar gelap, jilbab rapi, serta sepatu tertutup.
Panitia melarang keras penggunaan kaos oblong, celana jeans, rok jeans, sandal, dan penampilan tidak rapi.
Dokumen yang Wajib Dibawa
Saat mendatangi lokasi ujian SSE, peserta wajib membawa kartu peserta ujian dan kartu identitas diri seperti KTP, kartu siswa, atau paspor.
>>> Prabowo Soroti Ukuran Lauk Program Makan Bergizi Gratis di Bogor
Bagi lulusan angkatan 2026, dokumen tambahan yang harus dibawa adalah surat keterangan lulus asli.
Sementara lulusan 2024 dan 2025 wajib membawa ijazah asli, scan ijazah asli, atau fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi.
Materi Ujian UM-PTKIN 2026
Ujian seleksi terdiri dari dua bagian besar, yaitu Tes Penalaran Akademik (TPA) dan Tes Literasi. Materi TPA mencakup penalaran verbal, penalaran gambar, dan penalaran kuantitatif.
Penalaran verbal menguji pemahaman bahasa tertulis dengan konteks kehidupan sehari-hari, meliputi ke-Indonesiaan, ke-Islaman, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, ekonomi, seni budaya, dan olahraga.
Tes Literasi terdiri dari Penalaran Matematika untuk menganalisis bacaan berbentuk grafik atau tabel, serta Literasi Membaca teks bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab.
Ada pula Literasi Ajaran Islam yang menguji Al-Qur'an, hadis, fikih, dan sejarah kebudayaan Islam.
>>> PT Mayora Indah Tbk Targetkan Penjualan Rp41,85 Triliun pada 2026
Pengumuman hasil ujian akan diterbitkan pada 30 Juni 2026.
Update Terbaru
Saham UNVR Menguat Usai Pengumuman Dividen Rp 4 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 07:36 WIB
BEI: Fundamental Emiten Solid Meski IHSG Terkoreksi Tajam
Jumat / 05-06-2026, 07:32 WIB
Harga Minyak Dunia Stabil Pasca Optimisme Perundingan AS dan Iran
Jumat / 05-06-2026, 07:32 WIB
Menteri Perdagangan Budi Santoso Sahkan Revisi Aturan E-Commerce
Jumat / 05-06-2026, 07:32 WIB
Andoni Iraola Resmi Latih Liverpool dengan Kontrak hingga 2028
Jumat / 05-06-2026, 07:27 WIB
Bursa Emas Shanghai Catat Penurunan Permintaan Logam Mulia
Jumat / 05-06-2026, 07:27 WIB
Pemerintah Revisi Aturan PMSE demi Perkuat Ekosistem Perdagangan Digital
Jumat / 05-06-2026, 07:22 WIB
Real Madrid Tunjuk Jose Mourinho untuk Optimalkan Kylian Mbappe
Jumat / 05-06-2026, 07:21 WIB
Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF
Jumat / 05-06-2026, 07:21 WIB
Haier Horizon: Kulkas Pintar dengan Teknologi Antibakteri 99,9% Resmi di Indonesia
Jumat / 05-06-2026, 07:20 WIB
Renovasi Lantai Rumah Pakai Ubin Granit Butuh Biaya Mulai Rp6 Juta
Jumat / 05-06-2026, 07:20 WIB
Sandy Walsh Raih Treble Bersejarah Bersama Buriram United
Jumat / 05-06-2026, 07:20 WIB
Pemprov Lampung Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan hingga Agustus 2026
Jumat / 05-06-2026, 07:16 WIB
Cara Mendeteksi Kerusakan Baterai Motor Listrik Berdasarkan Jenisnya
Jumat / 05-06-2026, 07:16 WIB






