Calon Presiden Fenerbahce Hakan Safi menggelar pertemuan dengan anggota kongres di Balikesir pada Kamis, 4 Juni 2026.

Pertemuan di Pusat Kebudayaan Sahil Tozan itu membahas visi persatuan klub dan rencana transfer pemain bintang dunia.

>>> Investor Lepas Saham Teknologi Usai Laporan Laba Broadcom Mengecewakan

Safi menekankan pentingnya peningkatan pendapatan klub dan perluasan kapasitas stadion. Menurutnya, perombakan skuad secara radikal diperlukan agar Fenerbahce mampu bersaing di level tertinggi.

"Saya akan membawa bintang dunia ke Fenerbahce.

Kami harus mendatangkan pemain dengan kualitas setara atau di atas rival agar bisa memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 dan bermain dengan benar," ujar Safi.

Ia menambahkan bahwa tanpa sistem yang tepat, klub akan terus mengeluh. "Kami akan membangun skuad yang selalu baik, bermain dengan pemain bagus, dan mengalahkan wasit serta semua lawan.

Tentu kami tidak akan membiarkan hak kami dirampas, tetapi pertama-tama tim kami harus bagus," tegasnya.

Fokus pada Penguatan Skuad

Manajemen tim ke depan akan fokus memperkuat tulang punggung skuad. Rencananya, Fenerbahce akan mendatangkan satu penyerang baru dan satu bek kiri tengah.

>>> Mayora Indah Bagikan Dividen Tunai Rp60 Per Saham

Safi menegaskan langkah berani harus diambil untuk mengakhiri puasa gelar selama belasan tahun. "Kami tidak melihat apa yang dilakukan rival, tetapi fokus pada apa yang akan kami lakukan.

Kami ingin menutup kesenjangan gelar selama 12 tahun dengan berani," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mendatangkan satu pemain bintang dunia yang tidak disangka-sangka. "Kemarin kami datangkan satu pemain.

Tidak ada yang menyangka. Banyak yang bilang 'tidak bisa', tetapi kami buktikan," ujar Safi.

Safi menutup dengan menegaskan tekadnya yang telah mengambil risiko nyata sebelum kompetisi dimulai. "Saya sudah mengambil semua risiko.

Saya pergi, bernegosiasi, dan mengumumkannya. Musim belum dimulai, bursa transfer belum dibuka.

>>> Polisi Tahan Pemilik Akun YouTube Hoverlab Kim Se Ui

Kita harus berani," pungkasnya.