PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) memutuskan untuk membagikan dividen tunai senilai Rp60 per saham.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Kamis (4/6/2026).

>>> Polisi Tahan Pemilik Akun YouTube Hoverlab Kim Se Ui

Pembagian dividen dilakukan di tengah tekanan kenaikan harga komoditas global.

Emiten produsen makanan dan minuman ini mencatatkan realisasi penjualan mencapai Rp38,68 triliun pada tahun lalu, naik dari Rp36,07 triliun pada tahun sebelumnya.

Direktur MYOR Wardhana Atmadja menjelaskan bahwa perseroan tetap mampu mengoptimalkan keuntungan meskipun sektor industri makanan dan minuman menghadapi lonjakan harga kopi dan kakao.

"Oleh karena itu para pemegang saham menyetujui penggunaan keuntungan tahun buku 2025 dengan membagikan dividen tunai sebesar Rp60 per saham," ujar Wardhana.

Strategi Menghadapi Tekanan Biaya

Tingginya harga komoditas bahan baku utama memicu pembengkakan biaya operasional. Di sisi lain, perseroan harus mempertahankan daya saing harga produk di pasar global dan domestik.

>>> Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola sebagai Pelatih Baru

Langkah strategis diterapkan perusahaan untuk meredam tantangan tersebut. Langkah itu mencakup inovasi produk baru, peningkatan efisiensi operasional, pengendalian pengeluaran produksi, dan perluasan jaringan penetrasi pasar.

Manajemen memproyeksikan peluang pemulihan profitabilitas pada tahun 2026 seiring tren penurunan harga kopi dan kakao di pasar internasional.

Penurunan harga material produksi diharapkan memberi ruang lebih luas bagi peningkatan margin usaha.

Prospek industri makanan dan minuman dinilai masih positif, didorong oleh konsumsi rumah tangga domestik yang stabil dan permintaan pasar ekspor yang terjaga.

"Kami akan terus memperkuat inovasi, menjaga efisiensi operasional, memastikan ketersediaan bahan baku, serta memperluas pasar di dalam dan luar negeri," kata Wardhana.

>>> Jadwal Perempat Final Indonesia Open 5 Juni 2026: Tujuh Wakil Tuan Rumah Berlaga

Dengan portofolio merek yang kuat dan jaringan distribusi yang tersebar di berbagai negara, perusahaan yakin mampu meraih pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.