Kantor Polisi Gangnam Seoul mengumumkan penahanan pemilik akun YouTube Hoverlab, Kim Se Ui, pada Rabu (20/5/2026).

Penahanan dilakukan setelah Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul mengeluarkan surat perintah penangkapan.

>>> Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola sebagai Pelatih Baru

Kim Se Ui dinilai melanggar Undang-undang tentang Kasus Khusus yang Berkaitan dengan Hukuman Kejahatan Seksual serta melakukan pencemaran nama baik.

Kasus ini bermula dari tuduhan hubungan asmara antara aktor Kim Soo Hyun dan aktris Kim Sae Ron saat masih di bawah umur.

Polisi menutup kasus tersebut karena terbukti tidak valid.

Bukti berupa tangkapan layar KakaoTalk dan rekaman suara yang disebarkan Kim Se Ui dipastikan hasil manipulasi AI.

Selain itu, ia juga menyebarkan klaim bahwa Kim Soo Hyun mengintimidasi Kim Sae Ron untuk melunasi utang akibat kasus DUI.

>>> Jadwal Perempat Final Indonesia Open 5 Juni 2026: Tujuh Wakil Tuan Rumah Berlaga

Narasi keliru itu memicu spekulasi publik yang mengaitkan Kim Soo Hyun dengan kematian Kim Sae Ron pada Februari 2025.

Polisi mengungkapkan Kim Se Ui tidak bekerja sendirian.

Ia dibantu oleh pengacara keluarga Kim Sae Ron yang kini juga ditetapkan sebagai tersangka karena menyediakan materi untuk menyebarkan informasi bohong.

"(Mereka) melakukan kejahatan secara terorganisir dan terencana," tegas polisi.

Polisi menyatakan bahwa reproduksi informasi palsu dilakukan secara sadar sejak awal untuk menyudutkan Kim Soo Hyun.

>>> AMRT Antisipasi Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Bisnis Ritel

Kim Se Ui sempat mengajukan peninjauan ulang penangkapannya, namun Pengadilan Distrik Pusat Seoul menolak permohonan tersebut karena dinilai tidak berdasar.