AMRT Antisipasi Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Bisnis Ritel
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mengantisipasi dampak pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus Rp18.000 per dolar AS terhadap kinerja bisnis ritel perseroan.
Langkah antisipasi ini diambil demi menjaga stabilitas performa perusahaan di tengah tekanan daya beli masyarakat serta potensi kenaikan harga barang dari para pemasok.
>>> PBB Rilis Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: 'Inspired by Nature'
Corporate Secretary AMRT Tomin Widian menjelaskan bahwa beberapa mitra pemasok telah memberikan sinyal mengenai penyesuaian harga produk dalam waktu dekat.
"Kami sudah mendapat informasi dari beberapa supplier mengenai kemungkinan terjadinya kenaikan harga.
Tantangannya adalah daya beli masyarakat belum terlalu kuat, sementara harga barang kemungkinan tidak bisa bertahan pada level saat ini," ujar Tomin Widian.
Meskipun tekanan ekonomi dari penguatan dolar AS cukup signifikan, manajemen emiten ritel ini memilih untuk tidak mengubah target anggaran belanja yang telah disusun sebelumnya.
"Kita masih stick dengan budget kamu. Kita belum melakukan adjustment.
Walaupun banyak tantangan, kita masih mengupayakan yang terbaik untuk bisa mencapai target-target tersebut," kata Tomin Widian.
Pihak manajemen menambahkan bahwa sasaran utama perseroan saat ini adalah mempertahankan grafik pertumbuhan agar tidak mencatatkan penurunan dari periode pembukuan sebelumnya.
>>> Trans Luxury Hotel Surabaya Hadir dengan Beach Club Tertinggi di Indonesia
"Yang bisa saya sampaikan, kami mengupayakan hasil yang lebih baik dibandingkan 2025," tutur Tomin Widian.
Sementara itu, posisi strategis perusahaan kini difokuskan pada pengolahan basis data konsumen demi merumuskan program promosi yang lebih efisien dan terarah.
"Kami percaya data memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap perilaku konsumen.
Dengan begitu, kami bisa memberikan penawaran yang lebih relevan dan meningkatkan loyalitas pelanggan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang," kata Presiden Direktur AMRT Hans Prawira.
Update Terbaru
OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 4,7 Persen
Jumat / 05-06-2026, 06:27 WIB
Florentino Perez Pertahankan Kylian Mbappe di Tengah Kritik
Jumat / 05-06-2026, 06:24 WIB
Hull City Ajukan Tawaran 22 Juta Euro untuk Alvaro Rodriguez
Jumat / 05-06-2026, 06:24 WIB
Telkom Naikkan Dana Buyback Saham Jadi Rp4 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 06:24 WIB
Garena Rilis Kode Penukaran Free Fire Terbaru 5 Juni 2026, Ini Daftarnya
Jumat / 05-06-2026, 06:22 WIB
Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terendah Akibat Tekanan Likuidasi
Jumat / 05-06-2026, 06:21 WIB
IHSG Diprediksi Melemah Lagi, Tertekan Ketidakpastian Domestik dan Global
Jumat / 05-06-2026, 06:21 WIB
Hull City Resmi Ajukan Tawaran 22 Juta Euro untuk Alvaro Rodriguez
Jumat / 05-06-2026, 06:20 WIB
PT Mayora Indah Tbk Targetkan Laba Bersih Tumbuh 17,3% Tahun Ini
Jumat / 05-06-2026, 06:20 WIB
Memahami Makna Ikhlas Beramal Lewat Teks Khutbah Jumat
Jumat / 05-06-2026, 06:17 WIB
Mitsubishi Isyaratkan Outlander Tangguh, Tapi Tak untuk Amerika
Jumat / 05-06-2026, 06:17 WIB
Blue Blood Stable Ekspansi ke Horseback Archery, Langsung Dominasi Seri LMBI
Jumat / 05-06-2026, 06:16 WIB
Perjuangan Tio Pakusadewo Melawan Komplikasi Penyakit di Ruang Rawat
Jumat / 05-06-2026, 06:16 WIB
Aturan Pakaian dan Materi Ujian UM-PTKIN 2026, Peserta Wajib Tahu
Jumat / 05-06-2026, 06:16 WIB






