"Selama arus keluar dana asing masih berlangsung dan belum ada katalis positif yang mampu mengembalikan kepercayaan investor global, volatilitas pasar berpotensi tetap tinggi," kata Hendra.

Meskipun tertekan, penurunan ini dinilai membuka peluang akumulasi karena valuasi sejumlah saham unggulan mulai menarik bagi investor jangka panjang.

IHSG diproyeksikan menguji rentang 5.800 hingga 6.000 dalam jangka pendek.

Investor jangka panjang disarankan menerapkan strategi bertahan atau membeli secara bertahap pada saham berfundamental kuat. Pelaku pasar jangka pendek wajib disiplin menerapkan manajemen risiko.

Proses pemulihan pasar sangat bergantung pada pulihnya keyakinan terhadap arah kebijakan ekonomi domestik.

>>> IESPA Gelar Musyawarah Nasional 2026 untuk Perkuat Ekosistem Esports

"Pasar membutuhkan kepastian, konsistensi, dan langkah konkret yang mampu meyakinkan pelaku pasar bahwa risiko dapat dikelola dengan baik," pungkas Hendra.