Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2026 di Jakarta pada 5-6 Juni 2026.

Acara ini menjadi momentum penting untuk menyatukan pengurus pusat, pengurus daerah, pelaku industri, komunitas, dan perwakilan pemerintah.

>>> KPK Tetapkan Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Korupsi Izin Tinggal

Ketua IESPA, Ibnu Riza Pradipto, menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong daya saing global.

"Melalui kolaborasi seluruh pihak, IESPA optimistis esports Indonesia akan terus berkembang menjadi industri yang berdaya saing global," ujar Ibnu Riza dalam keterangan persnya.

Ia menambahkan bahwa sektor esports memiliki potensi ekonomi signifikan, tidak hanya sebagai hiburan.

Sebanyak 90 peserta dari 34 provinsi dijadwalkan hadir dalam Munas IESPA 2026.

>>> Slovenia Jamu Siprus di Stadion Stozice Jelang UEFA Nations League

Agenda Strategis Munas IESPA 2026

Sejumlah agenda strategis akan dibahas, meliputi sidang pleno, laporan pertanggungjawaban pengurus, pemilihan kepengurusan baru, dan penandatanganan kerja sama.

IESPA berharap Munas 2026 dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi dan industri esports Indonesia.

Forum ini juga menargetkan penguatan talenta dan pembukaan lapangan kerja baru di masa depan.

>>> Saham BBCA Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Sentuh Rp 5.400

"Esports bukan hanya hiburan, tetapi subsektor ekonomi kreatif dan industri digital masa depan yang berdampak pada ekonomi, pengembangan talenta, pariwisata, dan lapangan kerja," tegas Ibnu Riza.