Seorang ibu bernama Marae asal Sioux City, Iowa, Amerika Serikat, melahirkan bayi kembar tiga perempuan melalui operasi caesar pada 12 Mei 2026.

Kelahiran ini terjadi setelah ia mengalami kehamilan kembar empat langka yang didapat secara alami tanpa bantuan teknologi reproduksi.

>>> OJK Panggil Direksi Bank Mandiri Taspen Terkait Dugaan Penipuan Investasi

Kehamilan kedua Marae dikategorikan langka oleh tim medis karena terdiri dari dua bayi kembar identik dan dua bayi kembar non-identik di dalam rahimnya.

Dokter yang menangani menyatakan bahwa kasus kehamilan spontan seperti ini belum pernah terlihat selama beberapa dekade.

"Saya pergi ke dokter kandungan dan segera mengetahui bahwa saya tidak hamil satu bayi, tidak hamil dua bayi, bahkan tidak tiga.

Saya hamil empat bayi. Kalian lihat di sana," kata Marae saat mendokumentasikan perjalanan kehamilannya di TikTok.

Pemeriksaan awal menunjukkan adanya tiga kantung yang berbeda di dalam rahim sebelum dokter menyadari keberadaan bayi keempat.

Marae awalnya hanya berencana untuk memiliki dua anak sebelum hasil USG tersebut keluar.

"Ternyata ketika mereka mulai bergerak, ada tiga kantung yang berbeda dan kemudian dokter melihat tiga bayi yang berbeda muncul.

Kemudian setelah memeriksa semuanya, ternyata ada dua bayi dalam satu kantung," ungkap Marae.

Kondisi medis Marae sempat mengalami komplikasi akibat diagnosis twin-to-twin transfusion syndrome, di mana dua bayi yang berbagi plasenta menerima pasokan darah yang tidak seimbang.

Bayi A menerima 50 persen pasokan darah penuh, sementara Bayi B hanya mendapatkan 25 persen.

"Spontan. Semuanya terjadi secara alami.

Itulah yang membuat kami sedikit lebih kaget, yakni kenyataan bahwa kami tidak menggunakan obat-obatan, mencoba bayi tabung, atau hal semacam itu agar berhasil.