>>> DPR Tegaskan Revisi UU P2SK Tidak Intervensi Bank Indonesia

"Memang ini dilematis, tetapi mau tidak mau harus dilakukan karena menjadi mandat dari Kerajaan Saudi Arabia sebagai penyelenggara haji.

Ke depan kami akan lebih ketat terkait istitha'ah kesehatan," pungkas Dahnil.

Menteri Haji dan Umrah Moch Irfan Yusuf turut menanggapi standarisasi pemeriksaan kesehatan pra-keberangkatan yang belum merata di berbagai daerah.

Ia menilai peningkatan standar istitha'ah kesehatan belum signifikan secara keseluruhan.

"Kita belum terlalu signifikan dalam meningkatkan standar dari istitha'ah kesehatan, walaupun di berbagai daerah sudah bagus, mungkin ada beberapa daerah yang pelaksanaan istitha'ah kesehatannya kurang bagus," kata Irfan.

Ia menambahkan bahwa faktor utama kelayakan berangkat haji didasarkan pada kondisi kesehatan riil jamaah, bukan faktor usia.

Hal ini terbukti dari adanya jamaah berusia di atas 100 tahun yang tetap bisa berangkat.

"Ini memang sangat berkaitan.

Kita paham mereka menunggu lama, tapi kita juga paham bahwa kita juga perlu orang-orang yang sehat," ujar Irfan.

Situs resmi haj. gov.

sa melansir bahwa penghargaan tahunan ini bertujuan memacu inovasi, daya saing, kualitas layanan, serta kepuasan jamaah bagi seluruh lembaga penyelenggara haji.

>>> Pemerintah Alihkan Daging Dam Jemaah Haji Indonesia ke Palestina

Pemerintah Indonesia memastikan proses evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap mutu pelayanan serta proteksi kesehatan jamaah akan terus berjalan demi menyongsong musim haji berikutnya.