Mereka harus bersedia pindah ke Jakarta dan berkompetisi penuh waktu, siap mengikuti turnamen internasional, serta tidak terikat kontrak dengan organisasi e-sports lain.

CEO Team RRQ, Andrian Pauline Husen, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari proses rebuild.

"Kami tahu banyak yang kecewa, karena itu proses rebuild ini bukan hanya soal mengganti orang, tapi juga membangun kembali kepercayaan penggemar," ujarnya dalam pernyataan kepada media.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja lebih keras untuk memastikan RRQ Hoshi kembali ke posisi seharusnya.

"Kami harus lebih terbuka untuk berbenah, dan memastikan semua yang ada di RRQ Hoshi berkomitmen," katanya.

Pria yang akrab disapa Pak AP itu menekankan bahwa komitmen seluruh anggota tim menjadi kunci kebangkitan RRQ Hoshi.

>>> Bocoran Jason Schreier: God of War: Laufey Hadir Lebih Cepat dari Perkiraan

Manajemen berharap rekrutmen ini dapat menjadi awal kebangkitan tim di musim mendatang.